
batampos – Veda Ega Pratama menempati peringkat pertama klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 dengan 67 poin setelah rival terdekatnya, Brian Uriarte, didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026. Sanksi tersebut membuat pembalap Indonesia itu semakin kokoh sebagai rookie terbaik musim ini sekaligus naik ke posisi keempat klasemen umum sementara.
Diskualifikasi Brian Uriarte menjadi salah satu kabar terbesar yang mengguncang persaingan Moto3 musim 2026.
Pembalap Red Bull KTM itu sebelumnya mencuri perhatian setelah meraih kemenangan grand prix pertamanya di Mugello akhir pekan lalu.
Namun, hasil gemilang tersebut diikuti kabar buruk. Motor yang digunakan Uriarte ditemukan memakai oli yang tidak sesuai dengan spesifikasi resmi FIM Moto3 saat pemeriksaan teknis pascakualifikasi Moto3 Catalunya.
Alasan Brian Uriarte Didiskualifikasi
Brian Uriarte dinyatakan melanggar regulasi teknis terkait penggunaan oli mesin. Dalam pemeriksaan yang dilakukan direktur teknis MotoGP, ditemukan penggunaan “Oli di luar spesifikasi FIM Moto3” pada motornya.
Aturan Moto3 secara tegas menyebutkan:
“Hanya oli mesin dari pemasok oli yang ditunjuk yang diperbolehkan digunakan di semua bagian mesin, termasuk bak engkol, transmisi, dan kopling,” dikutip dari Crash.net, Kamis (4/6/2026).
Aturan tersebut juga menambahkan:
“Oli ini akan tersedia di semua acara resmi dan akan sesuai dengan spesifikasi FIM Grand Prix untuk kelas yang bersangkutan. Penggunaan oli resmi tanpa tambahan atau perubahan apa pun adalah wajib.”
Uriarte kemudian dipanggil menjalani sidang saat seri Mugello berlangsung. Pembalap Spanyol itu memilih meminta analisis sampel kedua atau Sample B untuk memastikan hasil investigasi.
Hasil pengujian Sample B ternyata identik dengan Sample A. Temuan tersebut memperkuat dugaan pelanggaran sehingga kasus berlanjut ke sidang resmi yang digelar di Hungaria pada Kamis (4/6/2026).
Dampak Besar pada Klasemen Moto3 2026
Dalam sidang tersebut, Brian Uriarte akhirnya dijatuhi hukuman diskualifikasi dari hasil kualifikasi dan balapan Moto3 Catalunya 2026. Sebelumnya ia tercatat start dari posisi ketiga dan finis keempat pada balapan utama.
Sebelum hukuman dijatuhkan, Uriarte menempati posisi keempat klasemen umum Moto3. Meski demikian, ia sudah tertinggal 78 poin dari pemimpin klasemen sementara, Maximo Quiles.
Akibat sanksi tersebut, perolehan poin Uriarte berkurang signifikan sehingga posisinya di klasemen umum diperkirakan turun hingga peringkat kedelapan. Dampak serupa juga terasa pada persaingan Rookie of The Year.
Perubahan klasemen membuat Veda Ega Pratama mendapatkan keuntungan besar. Pembalap asal Indonesia itu kini menjadi rookie dengan poin tertinggi sekaligus unggul cukup jauh dari para pesaingnya.
Veda Ega Pratama Kokoh di Puncak Rookie of The Year
Konsistensi menjadi kunci keberhasilan Veda Ega Pratama sepanjang musim debutnya di Moto3.
Pembalap muda Indonesia tersebut terus mengumpulkan poin penting dan mampu bersaing dengan para pembalap yang lebih berpengalaman.
Dengan total 67 poin, Veda kini memimpin klasemen Rookie of The Year 2026. Posisinya juga sangat impresif di klasemen umum karena berada di peringkat keempat, mengungguli banyak pembalap senior maupun sesama rookie.
Keunggulan ini menjadi modal penting menjelang seri-seri berikutnya. Apalagi pesaing terdekatnya, Brian Uriarte, kehilangan sejumlah poin penting akibat diskualifikasi Catalunya.
Sementara itu, pembalap Malaysia Hakim Danish berada di posisi ketiga rookie dengan 44 poin.
Jarak 23 poin dari Veda membuat persaingan masih terbuka, tetapi pembalap Indonesia tersebut kini memiliki keuntungan yang cukup signifikan.
Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026
Veda Ega Pratama kini memimpin klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 dengan koleksi 67 poin.
Pembalap Indonesia tersebut juga menempati posisi keempat klasemen umum, menjadikannya rookie dengan performa terbaik sejauh musim ini berlangsung.
Di posisi kedua terdapat Brian Uriarte dengan 54 poin.
Meski masih menjadi pesaing terdekat Veda dalam perebutan gelar rookie terbaik, pembalap Spanyol itu turun ke peringkat kedelapan klasemen umum setelah menerima sanksi diskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026.
Sementara itu, Hakim Danish menempati urutan ketiga dengan 44 poin.
Pembalap Malaysia tersebut berada di posisi ke-11 klasemen keseluruhan dan masih berpeluang memangkas jarak dari dua rival di atasnya pada seri-seri berikutnya.
Persaingan di papan tengah rookie diisi Casey O’Gorman yang mengoleksi 23 poin dan berada di peringkat ke-16 klasemen umum. Tepat di belakangnya ada Rico Salmela dengan 21 poin yang menempati posisi ke-17.
Kemudian, Jesus Rios berada di urutan keenam dengan 14 poin dan menduduki posisi ke-19 klasemen keseluruhan.
Leo Rammerstorfer menempati posisi ketujuh dengan dua poin, sedangkan Zen Mitani masih belum membuka rekening poinnya pada musim debut Moto3 2026.
Dengan keunggulan 13 poin atas Brian Uriarte dan 23 poin atas Hakim Danish, Veda Ega Pratama kini berada dalam posisi yang sangat menguntungkan untuk mempertahankan statusnya sebagai rookie terbaik Moto3 2026.
Jika mampu menjaga konsistensi hingga akhir musim, peluang pembalap Indonesia tersebut merebut gelar Rookie of The Year semakin terbuka lebar. (*)
