
batampos – Rasa bangga dan bahagia tak mampu disembunyikan oleh Mohammad Zaki Ubaidillah usai mencatatkan debut di Piala Sudirman 2025 di usia 17 tahun. Pebulu tangkis binaan PB Djarum Kudus itu pun mengaku masih tak menyangka bisa tampil untuk kali pertama dan menyumbang poin lawan Inggris.
Ubed, sapaan akrab Zaki Ubaidillah, menjadi pemain yang memastikan kemenangan tim Indonesia melawan Inggris di laga pembuka Piala Sudirman 2025. Pebulu tangkis asal Sampang itu mengalahkan Nadeem Dalvi dengan skor 21-10, 21-14 di Xiamen Olympic Sports Center Fenghuang Gymnasium, Xiamen, Tiongkok, Minggu (27/4) sore.
Kemenangan Ubed itu membuat tim Indonesia unggul 3-0 atas Inggris. Dia memastikan kemenangan skuad Merah Putih lebih cepat meski pertandingan masih menyisakan dua partai lagi.
“Saya mengucapkan alhamdulillah bisa mendapat kepercayaan untuk turun di Piala Sudirman ini dan bisa menyumbangkan kemenangan untuk Indonesia,” kata Ubed usai laga dalam keterangan resmi PBSI.
Diakui Ubed, status sebagai debutan cukup memberikan ketegangan untuk dirinya. Apalagi, Piala Sudirman merupakan lambang supremasi bulu tangkis beregu campuran dunia, di mana banyak pemain-pemain top.
Rasa tegang itu pun sempat memengaruhi permainannya. Apalagi, lawannya sempat mampu membaca gaya dan pola bermainnya. Namun semua akhirnya bisa teratasi dan dia bisa meraih kemenangan.
“Yang paling disyukuri adalah saya bisa mengatasi ketegangan di awal-awal gim pertama. Ini pertama kali saya main di Piala Sudirman dengan hawa yang benar-benar berbeda,” terangnya.
“Ini semua pemain top yang sedang bertanding jadi membuat ingin menangnya lebih lagi. Setelah poin 11 gim pertama saya baru bisa mulai lebih enjoy mainnya lalu berlanjut ke gim kedua,” tambah Ubed.
Pertandingan perdana di Piala Sudirman 2025 pun membuat Ubed langsung dapat banyak pelajaran berharga. “Di pertandingan seperti ini, saya harus belajar untuk lebih tenang lagi. Tadi di gim kedua lawan lumayan lebih rapat karena lawan sudah membaca permainan saya. Saya pun coba mengubah tempo, tidak memaksa bermain cepat terus. Pukulan pun lebih divariasikan,” ucapnya.
Lebih lanjut Ubed mengaku masih sulit untuk percaya bahwa dia mencatatkan debut untuk tim Indonesia. Padahal, dirinya sudah mengetahui akan bermain lawan Inggris dari dua hari sebelum pertandingan.
Ubed pun merasa sangat bersyukur dengan apa yang ia dapatkan. Apalagi, dia masih berusia 17 tahun dan secara usia masih bisa bermain di level junior. “Dua hari lalu sudah diberitahu pelatih bahwa saya akan main lawan Inggris tapi kepastiannya baru malam tadi,” tuturnya.
“Dengan masuk tim Piala Sudirman saja saya tidak menyangka, ini langsung dipercaya main pasti deg-degan. Tapi saya ada tanggung jawab untuk menyumbang poin untuk tim. Tahun lalu saya masih bermain Asia Junior dan World Junior tapi tahun ini sudah debut di Piala Sudirman, sesuatu yang harus saya syukuri,” pungkas Ubed. (*)
