Sabtu, 24 Januari 2026

Transfer Mees Hilgers ke Stade Brest Gagal, Bertahan di Twente

Berita Terkait

Mees Hilgers bermain 90 menit dan menyumbang assist untuk FC Twente saat menghajar Almere City. (Dok: FC Twente)

batampos – Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, harus menerima kenyataan pahit setelah kepindahannya ke klub Ligue 1 Prancis, Stade Brest, resmi batal.

Menurut laporan jurnalis Belanda Jeroen Kapteijn serta konfirmasi dari French Football Federation, transfer tersebut kandas karena masalah waktu untuk melakukan tes medis.

Tes medis tidak dapat dilakukan karena pukul 20.00 batas akhir untuk melakukan pendaftaran.

Padahal, Twente dan Stade Brest sudah mencapai kesepakatan untuk peminjaman Hilgers dengan opsi pembelian permanen di akhir musim.

Namun, proses administrasi dan tes medis yang seharusnya menjadi langkah terakhir tak sempat dijalankan. Situasi semakin rumit karena tenggat waktu bursa transfer tinggal hitungan menit.

Kesempatan yang sudah terbuka lebar pun akhirnya tertutup begitu saja. Hilgers pun dipastikan tetap berseragam Twente, klub yang telah membesarkan namanya sejak awal karier profesionalnya.

Kegagalan transfer ini tak luput dari perhatian para penggemar. Akun Instagram @idn_abroad melalui kolom komentar di unggahan @perprektivefootball.id menulis, “Nyampene bener-bener mepet min cuma 30 menit sebelum deadline, dan situasi sulit untuk Mees. Semoga perpanjang dulu lah di Twente.”

Komentar tersebut menggambarkan perasaan campur aduk fans Indonesia terhadap nasib Hilgers. Di satu sisi, mereka kecewa karena gagal melihat sang bek bermain di top five Liga Eropa.

Namun, di sisi lain, bertahannya Hilgers di Twente bisa menjadi kabar baik karena ia akan tetap mendapat menit bermain reguler di Eredivisie.

Twente sendiri kabarnya sudah menyiapkan perpanjangan kontrak bagi Hilgers hingga 2027.

Sebelumnya FC Twente sudah mendatangkan bek Stav Levkin, bek berusia 22 tahun asal Israel, dari klub Ukraina Shaktar Donetsk.

Ia akan memperebutkan posisinya sebagai pemain inti di lini belakang dengan Stav Levkin, Max Bruns, dan Robins Proppers.

Keputusan bertahan di FC Twente saat ini dianggap sebagai pilihan terbaik untuk Mees Hilgers, mengingat peran vital sang pemain di lini pertahanan klub asal Enschede tersebut.

Fokus Hilgers ke Depan

Meski gagal hijrah ke Prancis, Hilgers disebut tetap menjaga fokusnya.

Pemain berusia 23 tahun itu diyakini segera menandatangani kontrak baru bersama Twente, sebuah bentuk komitmen untuk membantu klub bersaing di papan atas Eredivisie musim ini.

Bagi Timnas Indonesia, bertahannya Hilgers di Twente bisa menjadi keuntungan. Ia akan tetap bermain di level kompetisi yang kompetitif dan menjaga performanya jelang jadwal internasional FIFA Matchday serta Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Gagalnya transfer ini tentu menjadi pelajaran berharga bagi Hilgers dan pihak terkait.

Mees Hilgers sempat terlibat konflik dengan Direktur Olahraga FC Twente Jan Streurer.

Bursa transfer selalu penuh dinamika, dan detail kecil seperti tes medis bisa menentukan sukses atau tidaknya sebuah kesepakatan. Namun, dengan usia yang masih muda, kesempatan Hilgers untuk merantau ke liga top Eropa masih sangat terbuka di masa depan. (*)

Sumber BeritaJPGroup

Update