
batampos – Kabar kembalinya legenda hidup Serigala ibu kota Italia semakin menguat. Francesco Totti dilaporkan kian dekat untuk kembali ke AS Roma, kali ini bukan sebagai pemain, melainkan akan masuk jajaran manajemen.
Isu ini berkembang setelah adanya komunikasi intens antara manajemen klub dan sang mantan kapten dalam beberapa waktu terakhir.
Sinyal positif juga terlihat ketika Totti hadir di Stadio Olimpico belum lama ini. Kehadirannya di stadion yang selama puluhan tahun menjadi istananya itu disebut atas undangan pihak klub.
Momen tersebut langsung memicu spekulasi bahwa hubungan kedua belah pihak mulai mencair setelah sempat merenggang beberapa tahun lalu.
Seperti diketahui, Totti sempat mengisi jabatan manajerial usai gantung sepatu pada 2017. Namun pada 2019 ia memilih mundur karena merasa tak lagi dilibatkan dalam pengambilan keputusan strategis.
Saat itu, ia menegaskan hanya akan kembali jika kepemilikan klub berubah. Kini, di bawah kendali keluarga Friedkin, peluang tersebut kembali terbuka lebar.
Dari sisi finansial, Roma disebut harus menyiapkan dana sekitar €1 juta per tahun atau setara Rp17 miliar untuk memboyong kembali Pangeran Roma ke jajaran manajemen tim.
Angka itu dinilai wajar mengingat status Totti sebagai simbol klub sekaligus figur yang punya pengaruh kuat di ruang ganti maupun di mata suporter.
Meski begitu, laporan dari beberapa media Italia menyebut bahwa bagi Totti, kejelasan peran jauh lebih penting dibanding membahas soal nominal gaji yang ia dapat.
Beberapa opsi jabatan mulai dibahas, mulai dari direktur teknis yang terlibat langsung dalam urusan transfer hingga penasihat strategis dengan jalur menuju posisi pengambil keputusan.
Manajemen Roma kini tengah mematangkan struktur peran yang tepat agar kerja sama ini tidak sekadar simbolis.
Tak bisa dipungkiri, Totti adalah bagian tak terpisahkan dari sejarah Roma. Selama 25 tahun membela Giallorossi, ia mencatat 785 penampilan dan 307 gol di semua kompetisi, menjadikannya pemain dengan jumlah laga dan gol terbanyak sepanjang sejarah klub. Warisan itu membuat namanya selalu punya tempat istimewa di hati publik Olimpico.
Kini, yang tersisa hanyalah menunggu keputusan final. Jika kesepakatan tercapai, kepulangan Totti bukan hanya soal jabatan baru, tetapi juga simbol kuat dimulainya babak baru Roma dengan identitas yang lebih kokoh dan dekat dengan akar sejarahnya. (*)
