
batampos – Mohamed Salah resmi mengakhiri perjalanannya bersama Liverpool F.C, setelah bertahun-tahun menjadi sosok penting dalam masa kejayaan klub. Namun, kepergiannya juga memunculkan tanda tanya besar mengenai destinasi karier berikutnya.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Rabu (27/5), penyerang asal Mesir tersebut memainkan laga terakhirnya di Anfield dengan penuh emosi sekaligus meninggalkan sejumlah pencapaian bersejarah.
Dalam pertandingan perpisahan melawan Brentford F.C, Salah mencatat assist untuk gol yang dicetak Curtis Jones dalam hasil imbang 1-1. Catatan itu membuatnya menjadi pemberi assist terbanyak Liverpool di kompetisi Premier League dengan total 93 assist, melampaui rekor milik Steven Gerrard.
Rekor tersebut semakin mengukuhkan status Salah sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah klub.
Sejak bergabung pada 2017, Salah menjadi bagian penting dari generasi emas Liverpool yang berhasil meraih berbagai gelar bergengsi. Bersama tim, ia membantu klub memenangkan Liga Champions, Premier League, hingga Piala Dunia Antarklub.
Kesuksesan yang diraih Salah menjadikannya sebagai salah satu figur sentral dalam kebangkitan Liverpool di level domestik maupun Eropa.
Dalam perpisahannya, Salah mengaku diliputi emosi mendalam saat meninggalkan Anfield. Ia menyebut telah banyak menangis dan merasa bangga karena berhasil meraih hampir seluruh pencapaian yang diimpikan bersama klub.
Bagi pemain asal Mesir tersebut apresiasi dan kasih sayang para penggemar menjadi hal paling berharga sepanjang perjalanan kariernya di Liverpool.
Meski demikian, masa depan sang pemain masih menjadi teka-teki besar. Dalam wawancara usai pertandingan, Salah menyatakan bahwa dirinya tidak akan kembali ke Liverpool dan akan pergi sangat jauh dari kota tersebut.
Pernyataan itu memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan dirinya melanjutkan karier di liga lain atau bergabung dengan klub besar baru di luar Inggris.
Hingga kini, Salah belum memberikan kepastian mengenai tujuan berikutnya setelah meninggalkan Liverpool. Ketidakjelasan tersebut membuat publik terus berspekulasi tentang langkah besar yang akan diambil salah satu legenda modern klub tersebut.
Salah meninggalkan Liverpool dengan warisan besar berupa trofi, rekor, dan hubungan emosional yang kuat dengan para pendukung klub. (*)
