
batampos – Timnas Indonesia U-23 harus mengakui keunggulan Korea Selatan U-23 dengan skor tipis 0-1 dalam laga Grup J Kualifikasi Piala AFC U-23 2026. Bermain di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Selasa (9/9), Garuda Muda tak mampu membalas gol cepat lawan di awal babak pertama.
Gol semata wayang Korea Selatan dicetak Hwang Doyun pada menit keenam melalui kerja sama apik dengan kapten Lee Seungwon. Skema serangan cepat tim tamu sukses memaksa lini pertahanan Indonesia kecolongan lebih awal.
Selepas gol tersebut, tim asuhan Gerald Vanenburg mencoba keluar dari tekanan dan berusaha menguasai bola. Namun, serangan yang dibangun Arkhan Fikri dan kawan-kawan sering kali terhenti sebelum menembus kotak penalti lawan.
Korea Selatan terus menekan dengan variasi serangan dari sayap dan tengah lapangan. Park Seungho beberapa kali mengancam gawang Cahya Supriadi, termasuk pada menit ke-16 dan 22, meski upayanya berhasil diblok barisan belakang Indonesia.
Indonesia mulai mendapat peluang emas pada menit ke-20 lewat sepakan Dion Markx setelah memanfaatkan kreasi Zanadin Fariz. Sayangnya, bola masih melebar tipis di sisi gawang Moon Hyunho.
Hokky Caraka dua kali mencoba melepaskan tendangan keras di menit ke-24 dan 28, tetapi masih belum menemui sasaran. Arkhan Fikri sempat menciptakan ruang untuk memberi peluang, namun ketajaman lini depan Indonesia belum teruji di laga ini.
Menjelang akhir babak pertama, Kadek Arel mendapat kesempatan setelah memanfaatkan kelengahan lawan. Namun, tendangan kerasnya kembali melebar sehingga skor tetap 0-1 hingga turun minum.
Di sisi lain, Korea Selatan tetap menjaga intensitas dengan menekan dari lini tengah. Choi Woojin dan Park Seungho sempat melepaskan tendangan berbahaya, tetapi mampu diblok dengan baik oleh pertahanan Indonesia.
Memasuki babak kedua, Vanenburg langsung melakukan tiga pergantian sekaligus. Rafael Struick ditarik keluar digantikan Jens Raven, Mikael Tata digantikan Kakang Rudianto, dan Zanadin Fariz digantikan Robi Darwis untuk menambah tenaga baru.
Perubahan ini sempat memberikan harapan dengan masuknya pemain yang lebih segar. Namun, justru Korea Selatan lebih dulu mengancam lewat Park Hyunbin pada menit ke-47 yang memaksa Cahya Supriadi bekerja keras.
Cho Sanghyeok yang baru masuk menggantikan Jeong Jaesang juga tampil agresif. Dia sempat melepaskan tembakan keras di menit ke-51 yang mengarah tepat ke gawang, meski masih bisa ditepis kiper Indonesia.
Hokky Caraka yang menjadi tumpuan lini depan Indonesia justru diganjar kartu kuning di menit ke-55. Hal ini membuat tekanan di lini depan sedikit berkurang karena sang penyerang harus lebih berhati-hati dalam duel.
Korea Selatan terus mendominasi permainan dengan penguasaan bola yang rapi. Cho Sanghyeok dan Park Seungho kembali menebar ancaman, sementara Kim Jisoo tampil impresif sebagai motor serangan.
Vanenburg kemudian memasukkan Frengky Missa menggantikan Dion Markx di menit ke-60 untuk menambah variasi serangan. Meski demikian, upaya Garuda Muda tetap buntu menghadapi kokohnya barisan belakang Korea Selatan.
Pada menit ke-63, Joung Jihun sempat menguji refleks Cahya Supriadi lewat tendangan keras yang mengarah ke gawang. Setelah itu, dia ditarik keluar digantikan Kang Seongjin, membuat serangan Korea semakin segar.
Menit ke-75, Park Hyunbin kembali mendapat peluang emas setelah menerima umpan Kim Jisoo. Tembakan kerasnya berhasil ditepis dengan gemilang oleh Cahya sehingga skor tetap tidak berubah.
Hingga wasit meniup peluit panjang, Indonesia gagal mencetak gol balasan meskipun beberapa kali mencoba membangun serangan dari sisi sayap. Pertahanan solid Korea Selatan benar-benar membuat Garuda Muda frustrasi sepanjang babak kedua.
Kekalahan ini membuat peluang Indonesia di Grup J lenyap. Dengan hasil tersebut, anak asuh Gerald Vanenburg kehilangan peluang lolos ke putaran final AFC U-23 2026 karena hanya mengoleksi 4 poin.
Poin ini tentu tidak cukup karena hanya 4 runner-up terbaik yang terpilih melangkah ke putaran final AFC U-23 2026 mendatang. Kondisi runner-up grup lainnya Tiongkok 6 poin, Iran 6 poin, Turkmenistan 6 poin, dan Yemen 6 poin. (*)
