
batampos – Swiss Open 2025 telah memasuki babak semifinal, di mana tiga wakil Indonesia siap bertarung demi tiket ke final dalam turnamen bulu tangkis level Super 300 tersebut. Laga akan berlangsung pada Sabtu (22/3) di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, mulai pukul 18.00 WIB.
Perjuangan wakil Indonesia di babak semifinal akan dibuka oleh pasangan ganda putri, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi. Pasangan yang akrab disapa Ana/Tiwi itu akan menghadapi ganda Tiongkok, Jia Yifan/Zhang Shuxian.
Secara peringkat dunia, Ana/Tiwi lebih unggul karena berada di jajaran top 10. Namun, Jia/Zhang bukan lawan yang bisa diremehkan. Jia Yifan merupakan peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 bersama Chen Qing Chen, sementara Zhang Shuxian adalah pemain berbakat yang terus menunjukkan perkembangan pesat.
Sejak dipasangkan pertengahan tahun 2024, mereka telah mencapai peringkat ke-19 dunia berkat performa impresifnya di ajang BWF World Tour. Oleh karena itu, Ana/Tiwi harus tampil maksimal dan waspada menghadapi permainan agresif lawan.
Di sektor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani (Putri KW) akan berhadapan dengan unggulan asal Tiongkok, Chen Yufei. Pertemuan ini menjadi kesempatan emas bagi Putri KW untuk melakukan revans setelah sebelumnya dikalahkan oleh Chen di perempat final All England 2025 pekan lalu.
Chen Yufei, yang merupakan peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, memiliki pengalaman dan mental bertanding yang luar biasa. Meski demikian, Putri KW diharapkan mampu menunjukkan permainan terbaiknya dan memberikan kejutan bagi lawannya.
Sementara itu, di sektor ganda putra, pasangan Shohibul Fikri/Daniel Marthin akan menghadapi wakil Taiwan, Lee Fang-chih/Lee Fang-jen. Laga ini bukan hanya sekadar perebutan tiket ke final, tetapi juga menjadi momen balas dendam bagi Indonesia. Sebelumnya, pasangan Taiwan ini berhasil menyingkirkan Sabar Karyaman/Reza Pahlevi di babak sebelumnya.
Daniel Marthin mengungkapkan rasa syukurnya atas peningkatan performa mereka sejauh ini.
“Puji Tuhan, hari ini kami bisa bermain lebih baik dibandingkan kemarin. Tapi kami belum puas. Besok kami harus meningkatkan permainan lagi, meminimalisir kesalahan, dan lebih yakin serta tenang saat bertahan,” ujar Daniel.
Sementara itu, Shohibul Fikri menekankan pentingnya strategi dan fokus dalam laga semifinal nanti.
“Kami harus mengungguli permainan bola 1-2 dan menguasai area depan. Bermain tenang dan tidak terburu-buru menjadi kunci. Besok, kami harus lebih fokus dan mempelajari pola permainan lawan, meskipun sudah sering bertemu. Harus ekstra waspada,” jelasnya.
Berikut jadwal semifinal Swiss Open 2025:
Ganda putri: Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi (Indonesia) vs Jia Yifan/Zhang Shuxian (Tiongkok)
Tunggal putri: Putri Kusuma Wardani (Indonesia) vs Chen Yufei (Tiongkok)
Ganda putra: Shohibul Fikri/Daniel Marthin (Indonesia) vs Lee Fang-chih/Lee Fang-jen (Taiwan).
