Rabu, 6 Juli 2022

Skuad Minimal, Indonesia Raih Prestasi Maksimal

Berita Terkait

Flainere Candrea Wonomiharjo secara mengejutkan meraih emas di SEA Games 2021 Hanoi. (NOC Indonesia)

batampos – Tim Indonesia sejatinya hanya menjadikan SEA Games 2021 sebagai solidaritas kepada tuan rumah Vietnam. Karena itu, Indonesia hanya mengirimkan 499 atlet dengan 214 ofisial di 32 cabor.

Jumlah tersebut hanya menempati peringkat kelima jumlah atlet terbanyak di bawah Vietnam dengan 950 atlet, Thailand (808 atlet), Filipina (641 atlet), dan Malaysia (586 atlet).

Hanya, skuad Merah Putih berhasil menutup pesta olahraga kawasan Asia Tenggara edisi ke-31 itu dengan hasil maksimal. Indonesia berada di peringkat ketiga klasemen akhir dengan perolehan 69 emas, 92 perak, dan 80 perunggu.

Berada di atas Filipina (51-71-104) serta Singapura (47-46-73). Tuan rumah Vietnam berada di urutan teratas dengan 206 emas, 124 perak, 113 perunggu; disusul Thailand dengan 92 emas, 101 perak, 135 perunggu.

Ranking itu adalah capaian terbaik yang pernah diraih Merah Putih pada empat penyelenggaraan SEA Games terakhir. Pada SEA Games 2013, Indonesia memberangkatkan 621 atlet dan berakhir di peringkat keempat.

Selanjutnya, di edisi Singapura 2015 peringkat kelima dengan membawa 525 atlet, Kuala Lumpur 2017 peringkat keempat dengan 535 atlet, dan Manila 2019 juga peringkat keempat dengan 837 atlet.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali puas atas capaian atlet Indonesia di Vietnam. Menurut dia, paradigma baru olahraga Indonesia dapat memberikan awal yang menjanjikan.

”Kita harus mereformasi cara kita. Ini paradigma baru dan tidak bisa dilihat secara instan,’’ beber politikus Partai Golkar itu kemarin.

Zainudin menyebutkan, hasil itu menjadi langkah yang baik bagi Indonesia. Menurut dia, hasil tersebut bisa dituai 10 tahun mendatang. Bahkan, dia meyakini kalau itu dilakukan secara konsisten, Indonesia bisa menembus lima besar Olimpiade.

Chef de Mission Kontingen Indonesia untuk SEA Games 2021 Vietnam Ferry Kono menambahkan, paradigma baru itu harus dipahami bersama. Sebelumnya, atlet yang dikirim dengan seleksi ketat dari tim review hingga Komisi Sport Development NOC Indonesia menghadirkan polemik.

Sebab, dengan atlet terbatas, Indonesia diragukan untuk bisa berbicara banyak di SEA Games. ”Namun dengan tim kecil ini, kita dapat menunjukkan bahwa kita bisa di posisi tiga besar klasemen akhir,” kata Ferry. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Update