Rabu, 25 Mei 2022

Sempat Tertinggal, Indonesia Pukul Telak Singapura di Piala Thomas

Berita Terkait

Jonatan Christie membawa Indonesia unggul 2-1 atas Singapura dalam laga perdana Grup A Thomas Cup 2022. (Humas PP PBSI)

batampos – Indonesia sempat tertinggal 0-1 melawan Singapura pada laga perdana Grup A Piala Thomas 2022. Untung saja, Indonesia berhasil bangkit dan memukul Singapura dengan skor telak 4-1.

Dalam laga di Impact Arena, Bangkok, Minggu (8/5), Jonatan Christie meraih kemenangan penting. Jonatan mengalahkan tunggal kedua Singapura Jason Teh. Jonatan menang dalam dua game dengan skor 21-19 dan 21-13.

Sempat kesulitan pada game pertama, Jonatan tampil jauh lebih baik pada game kedua. Dia mengunci kemenangan dengan skor cukup nyaman dalam tempo 45 menit.

“Pada game pertama, pola pikir saya masih seperti main di Kejuaraan Asia di Manila lalu yang anginnya cukup keras. Jadi saat menang angin, pukulan-pukulan saya kurangi powernya. Ternyata malah serba tanggung dan justru mengenakan lawan karena embusan angin di sini tak sekencang di Manila lalu,” ucap Jonatan dikutip dari siaran pers PP PBSI.

“Di game kedua, saya sudah lebih fleksibel, tahu mengantisipasi soal angin. Pukulan kencang saya pun, tidak takut keluar. Saya bisa pegang kendali permainan dan bisa memenangkan pertandingan,” kata Jonatan lagi.

Baca Juga: Indonesia Sikat Prancis 5-0 di Laga Perdana Piala Uber 2022

Indonesia sendiri tidak menjalani start yang baik dalam laga ini. Indonesia awalnya tertinggal 0-1. Tunggal pertama Indonesia Anthony Sinisuka Ginting dikalahkan juara dunia 2021 Loh Kean Yew dalam dua game langsung dengan skor 13-21 dan 14-21. Pertandingan tersebut berjalan cukup cepat, hanya 37 menit saja.

Pada awal game pertama, Ginting selalu tertinggal jauh. Yakni mulai posisi 2-7 dan 9-13. Ginting sempat memperpendek kedudukan hanya satu poin saja dalam kedudukan 12-13.

Tetapi sayang, ketika mencoba mengejar, Ginting gagal memanfaatkan momentum. Saat memimpin 16-13, Loh mencetak lima angka beruntun untuk langsung mengunci game pertama dalam kedudukan 21-13.

Pada game kedua, Ginting juga tak mampu bangkit. Dia tertinggal jauh dalam posisi 6-12. Sama dengan game pertama, Ginting mencoba menyusul dan memperpendek kedudukan dalam situasi 12-14. Sayang, setelah itu, dia banyak melakukan kesalahan dan akhirnya kandas dengan skor 14-21.

“Saya kecewa juga tidak bisa mempersembahkan angka pertama dalam pertandingan lawan Singapura di Piala Thomas. Saya sudah mencoba yang terbaik dan memberikan hasil yang maksimal,” ucap Ginting dikutip dari siaran pers PP PBSI.

“Loh Kean Yew dari pertama memang bermain lebih nge-push, serta mengontrol tempo permainan. Dia juga cepat bisa membaca strategi saya. Dia terus menekan,” kata Ginting lagi.

“Sebenarnya di game kedua, saya sudah berusaha keluar untuk meredam kecepatannya, tetapi lawan memang sudah menemukan pola permainan terbaiknya. Saya sendiri juga masih kurang konsisten,” lanjut Ginting.

Untung saja, setelah kekalahan Ginting, Indonesia mampu menyapu bersih empat pertandingan sisa. Indonesia bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Fajar/Rian sukses mengandaskan Terry Hee/Loh Kean Hean dalam rubber game dengan skor 21-14, 19-21, dan 21-12.

Setelah kemenangan Jonatan, juara All England 2022 Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri memastikan kemenangan Indonesia dengan skor 3-1. Bagas/Fikri sukses mengalahkan ganda Singapura Danny Bawa Chrisnanta/Jun Liang Andy Kwek dalam dua game langsung dengan skor 24-22 dan 21-14.

Pada pertandingan kelima, tunggal ketiga Shesar Hiren Rhustavito mengandaskan Jia Wei Joel Koh dengan skor nyaman 21-16 dan 21-7.

Malam ini (9/5), Indonesia akan menjalani partai berat. Yakni berhadapan dengan tuan rumah Thailand. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Update