Minggu, 5 April 2026

Saka Dicoret, Ini Dia Starting XI Timnas Inggris di Piala Dunia versi Joe Cole

Berita Terkait

Joe Cole. F. Istimewa

batampos – Piala Dunia 2026 tinggal hitungan minggu. Timnas Inggris mulai dipandang sebagai salah satu kandidat kuat juara.

Kehadiran Thomas Tuchel di kursi pelatih juga membuat optimisme publik meningkat. Apalagi Three Lions tampil nyaris sempurna selama fase kualifikasi.

Di tengah perdebatan soal siapa saja yang layak masuk starting line up, Joe Cole ikut memberikan versinya. Mantan gelandang Inggris itu memilih kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda, tetapi ada satu keputusan yang langsung mencuri perhatian, Bukayo Saka dicoret dari tim utama.

Pickford Tetap Jadi Andalan di Bawah Mistar
Melansir Give Me Sport, untuk posisi penjaga gawang, Joe Cole tidak membuat kejutan. Jordan Pickford tetap menjadi pilihan sebagai starter utama Inggris di Piala Dunia nanti.

Di lini belakang, dia memasang Reece James di sisi kanan, sementara duet bek tengah dipercayakan kepada John Stones dan Marc Guehi. Menurut Cole, pengalaman Stones masih terlalu penting untuk diabaikan, meskipun sang bek kerap diganggu cedera.

”Saya akan menurunkan Jordan Pickford sebagai penjaga gawang. Reece James, Marc Guehi, John Stones, saya berharap dia bisa bermain lebih banyak pertandingan musim ini, tetapi Anda membutuhkan pengalaman di Piala Dunia, dan dia sangat berpengalaman. Anda selalu khawatir dia akan cedera, tetapi mungkin ini akan berhasil karena dia bugar, tahu apa yang dia lakukan, dan membawa pengalaman,” tutur Cole.

Untuk posisi bek kiri, Joe Cole memilih Nico O’Reilly ketimbang Lewis Hall. Dia menilai pemain muda itu menawarkan ancaman lebih besar saat menyerang.

”Untuk posisi bek kiri, saya memang menyukai Lewis Hall, tetapi saya memilih Nico O’Reilly karena dia memberikan daya tembus yang bagus saat menyerang,” imbuh Cole.

Lini Tengah Jadi Kunci
Di sektor tengah, Cole ingin Inggris bermain dengan keseimbangan yang kuat. Dia memilih Declan Rice dan Elliot Anderson sebagai poros utama, sementara Jude Bellingham ditempatkan sedikit lebih maju sebagai pemain nomor 10.

Menurut Cole, Rice harus diberi tanggung jawab besar sebagai pengatur ritme dan pelindung lini belakang.

”Declan Rice akan bermain di lini tengah, dan saya akan menempatkan Elliot Anderson di sebelahnya. Saya akan menempatkan Declan sedikit lebih ke belakang daripada posisi bermainnya di Arsenal, ada dorongan besar agar dia bermain lebih ke depan, tetapi kami sudah memiliki begitu banyak pemain di lini depan,” papar Cole.

Menurut dia, Declan adalah pemain paling penting di lapangan dan memimpin lini tengah. Jika Inggris ingin memenangkan Piala Dunia, lanjut Cole, harus benar-benar bagus dalam permainan tanpa bola.

”Saya akan menempatkan Jude Bellingham sebagai pemain nomor 10, tetapi jika dia tidak tampil bagus, Anda dapat dengan mudah melakukan perubahan di posisi itu,” terang Cole.

Di depan trio gelandang tersebut, Morgan Rogers dan Phil Foden juga masuk dalam rencana Cole untuk memberi kreativitas tambahan. Inggris memang tidak kekurangan pemain kreatif.

Masalahnya justru bagaimana membuat semuanya bisa bermain bersamaan tanpa membuat tim jadi terlalu ramai” di depan. Sedikit seperti grup chat keluarga, semua ingin bicara, tapi tidak ada yang mendengar.

Saka Dicoret, Palmer Jadi Pilihan Utama
Keputusan paling mengejutkan datang di lini serang. Joe Cole memilih Cole Palmer untuk bermain di sisi kanan, menggantikan Bukayo Saka yang selama ini hampir selalu jadi pilihan utama Inggris.

Menurut Cole, Palmer cocok dimainkan dari kanan dengan kebebasan bergerak ke tengah, mirip seperti perannya di Chelsea.

”Saya akan menempatkan Cole Palmer dari sisi kanan seperti yang dia lakukan di Chelsea, memberinya ruang gerak, dan hampir seperti memainkan dua pemain nomor sepuluh. Lini tengah yang terdiri dari Rice, Anderson, Bellingham, Palmer memiliki kekuatan, kemampuan, dan gol,” ucap Cole.

Di sisi kiri, Anthony Gordon dipilih dibanding Marcus Rashford. Cole menilai Gordon punya intensitas, pressing, dan kemampuan menusuk yang lebih cocok untuk mendukung Harry Kane di lini depan.

ole menjelaskan, Anthony Gordon bisa mencetak gol dan seorang pejuang. Selain itu, mampu melakukan pressing dengan sangat baik serta memiliki stamina untuk berlari di belakang pertahanan lawan. Itu akan membantu Harry Kane jika dia terkadang lengah.

Harry Kane tetap menjadi pilihan mutlak di ujung tombak. Meski usia mulai bertambah, kapten Inggris itu masih dianggap sebagai pemain paling bisa diandalkan untuk urusan mencetak gol di laga besar.

Joe Cole optimistis tim pilihannya cukup kuat untuk membawa Inggris melangkah jauh, bahkan memenangkan Piala Dunia.(*)

 

ReporterJP GROUP

Update