
batampos – Kemenangan tipis 1-0 atas Bahrain pada tanggal 25 Maret membuat posisi timnas Indonesia terus melesat di rangking FIFA. Terbaru, Indonesia saat ini menempati peringkat 123 dunia dengan perolehan poin 1142,92 setelah sebelumnya di angka 1133,41.
Indonesia mendapat tambahan +9,51 poin dan berhak naik 4 peringkat dari sebelumnya bertengger di peringkat ke 127 dunia. Prestasi ini membuat target menuju peringkat 100 besar dunia semakin menuju kenyataan.
Dilansir dari situs FIFA, Indonesia berada di atas negara Sierra Leone di peringkat 124 dengan perolehan poin terkini 1140,06, dan dibawah negara Niger yang berada di peringkat 122 dengan perolehan poin 1143,24.
Indonesia masih bisa menambah poin di peringkat FIFA di bulan Juni mendatang dalam lanjutan babak kualifikasi Piala Dunia melawan Tiongkok dan Jepang. Indonesia saat ini merupakan negara ketiga di regional ASEAN dengan peringkat tertinggi setelah Thailand di peringkat 99, dan Vietnam di peringkat 109.
Prestasi ini membuat Indonesia berhasil naik hampir 50 tingkat lebih sejak terakhir berada di peringkat 175 dunia lima tahun silam. Indonesia kian menanjak peringkat demi peringkat saat masih ditangani oleh pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae Yong.
Kini bersama Patrick Kluivert, timnas Garuda memiliki target untuk bisa lolos ke babak keempat kualifikasi Piala Dunia sekaligus meningkatkan peringkat FIFA menuju target awal, yakni 100 besar dunia.
Sementara Bahrain yang menderita kekalahan dari Indonesia membuat perolehan poin dan posisi peringkat merosot. Bahrain saat ini bertengger di peringkat 84 dunia dari sebelumnya 81 dengan perolehan poin sebesar 1290 dari sebelumnya 1305,52. Bahrain mendapat pengurangan poin akibat kekalahan dari Indonesia dan Jepang sebesar -15,52 poin.
Dari kontinen Asia di bawah naungan AFC, Indonesia masih berada di posisi 22 di bawah Korea Utara yang baru saja tersingkir dari ronde ketiga kualifikasi Piala Dunia. Korea Utara berada di posisi 118 dunia dengan perolehan poin sebesar 1153,58 dari sebelumnya 1164,41. Indonesia berhasil mengungguli India yang berada di peringkat 127 dunia dan 23 di Asia dengan perolehan poin 1132,03 dari sebelumnya 1133,62.
Tiga besar negara Asia masih dihuni oleh tim-tim kuat seperti Jepang di peringkat ke-15 dunia dengan perolehan poin sebesar 1652,64. Kemudian Iran dengan 1637,39 dan berada di peringkat ke-18 dunia, dan disusul oleh Korea Selatan dengan perolehan poin sebesar 1574,93 di peringkat ke-23 dunia. Jepang bakal jadi ujian terberat sekaligus ujian terakhir untuk timnas Indonesia yang akan menentukan nasib Jay Idzes cs di babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026.
Indonesia masih memiliki peluang apabila berhasil mengalahkan Tiongkok, dan berpeluang kembali naik tingkat menembus 120 besar dunia. Indonesia bisa mendapat poin lebih banyak andaikan bisa mengalahkan Jepang atau membuat pertandingan berakhir imbang, namun Jepang yang sudah lolos ke Piala Dunia tentu tidak ingin kehilangan poin secara cuma-cuma dari Indonesia. Jeda internasional bulan Juni akan jadi penentu apakah Indonesia sudah pantas untuk berlaga di kompetisi selevel Piala Dunia tahun depan atau belum.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir pun mensyukuri posisi 123 dunia. Peringkat ini merupakan pencapaian ranking terbaik yang dicapai dalam 15 tahun terakhir.
”Alhamdulillah kemenangan atas Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia zona Asia membuat posisi Indonesia di ranking FIFA naik empat peringkat ke posisi 123,” ujar Erick Thohir di Jakarta, Kamis (3/4).
“Peringkat ke-123 ini merupakan posisi terbaik Indonesia di ranking FIFA dalam 15 tahun terakhir,” tambah Erick Thohir.
Dengan prestasi kenaikan ranking tersebut, Erick Thohir menekankan kembali bahwa kerja keras akan selalu terbayarkan dengan hasil. PSSI pun langsung menargetkan Timnas Indonesia bisa masuk 100 besar dunia secepatnya. (*)
