Rabu, 3 Juni 2026

Prediksi Starting Line Up Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik

Berita Terkait

Pemain Timnas Sepak Bola Indonesia Kevin Diks diprediksi mengenakan ban kapten Timnas Indonesia saat menghadapi Oman dan Mozambik setelah Jay Idzes absen akibat cedera.  (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Timnas Indonesia diprediksi menurunkan kekuatan terbaik saat menghadapi Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Namun, absennya kapten utama karena cedera membuat pelatih Timnas Indonesia John Herdman harus menyiapkan komposisi baru demi mengamankan kemenangan yang berpotensi mendongkrak peringkat FIFA Indonesia.

Cedera yang dialami Jay Idzes menjadi salah satu tantangan terbesar bagi Timnas Indonesia menjelang FIFA Match Day edisi Juni 2026. Kehilangan sosok pemimpin di lini belakang membuat John Herdman harus menunjuk figur baru untuk memimpin skuad di lapangan.

Dari sejumlah nama yang tersedia, Kevin Diks menjadi kandidat terkuat untuk mengenakan ban kapten. Bek serbabisa tersebut memiliki pengalaman bermain di level tinggi dan dikenal sebagai salah satu pemain paling berpengaruh di lini pertahanan Timnas Indonesia.

Kehadirannya juga dinilai mampu menjaga keseimbangan tim saat menghadapi dua lawan yang cukup kompetitif. Di sisi lain, Herdman juga telah mengerucutkan skuad dari 44 pemain menjadi 23 nama.

Beberapa pemain yang sebelumnya masuk daftar panggilan harus tersingkir, termasuk Marc Klok, Jordi Amat, dan Eliano Reijnders.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia

John Herdman diprediksi tetap mempertahankan formasi tiga bek yang selama ini menjadi andalan Timnas Indonesia. Skema tersebut dianggap mampu memberikan keseimbangan antara pertahanan dan serangan.

Di posisi penjaga gawang, Emil Audero hampir pasti menjadi pilihan utama. Pengalaman bermain di kompetisi Eropa membuatnya menjadi sosok ideal untuk mengawal gawang Merah Putih.

Tiga bek sejajar kemungkinan ditempati Kevin Diks, Justin Hubner, dan Elkan Baggott. Kombinasi ketiganya menawarkan kekuatan duel udara, ketenangan saat menguasai bola, serta kemampuan membangun serangan dari belakang.

Di sektor tengah, Herdman diperkirakan memasang duet Joey Pelupessy dan Ivar Jenner. Keduanya memiliki karakter berbeda yang saling melengkapi dalam menjaga ritme permainan.

Mengapa Formasi Tiga Bek Jadi Andalan?

Formasi tiga bek memberi keleluasaan bagi pemain sayap untuk lebih agresif membantu serangan. Dalam skema ini, dua wing-back memiliki peran vital untuk membuka ruang dan menciptakan peluang.

Pos sayap kiri diprediksi menjadi milik Calvin Verdonk. Sementara sisi kanan kemungkinan dipercayakan kepada Sandy Walsh.

Kedua pemain tersebut dikenal memiliki kemampuan bertahan dan menyerang yang sama baiknya. Mereka diharapkan mampu menyuplai umpan matang bagi lini depan Timnas Indonesia.

Keberadaan Verdonk dan Walsh juga dapat memberikan variasi serangan melalui crossing maupun penetrasi dari sisi lapangan. Strategi ini diyakini akan menjadi salah satu senjata utama Timnas Indonesia saat menghadapi Oman dan Mozambik.

Trio Penyerang Siap Jadi Pembeda

Di lini depan, Herdman diprediksi mengandalkan Ole Romeny sebagai ujung tombak utama. Penyerang naturalisasi tersebut memiliki kemampuan penyelesaian akhir yang menjadi harapan besar Timnas Indonesia.

Ole Romeny kemungkinan mendapat dukungan dari Ragnar Oratmangoen dan Saddil Ramdani. Kombinasi ketiganya menawarkan kecepatan, kreativitas, dan efektivitas di area pertahanan lawan.

Ragnar berpotensi beroperasi lebih bebas untuk membantu membangun serangan, sedangkan Saddil bisa menjadi ancaman melalui akselerasi dan kemampuan satu lawan satunya dari sisi sayap.

Menghadapi Oman dan Mozambik, kemenangan menjadi target utama Timnas Indonesia. Selain meningkatkan kepercayaan diri tim, hasil positif juga sangat penting untuk memperbaiki posisi Indonesia dalam ranking FIFA.

Prediksi Starting XI Timnas Indonesia (3-4-3): Emil Audero; Kevin Diks (C), Justin Hubner, Elkan Baggott; Sandy Walsh, Joey Pelupessy, Ivar Jenner, Calvin Verdonk; Saddil Ramdani, Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen.

Dengan komposisi tersebut, Timnas Indonesia diharapkan mampu tampil dominan dan mengamankan hasil maksimal dalam dua laga FIFA Matchday Juni 2026. (*)

ReporterJPGroup

Update