Sabtu, 24 Januari 2026

Prediksi Juventus vs Torino: Derby della Mole Pertama Bagi Luciano Spalletti

Berita Terkait

Luciano Spalletti. (Yahoo)

batampos – Bertekad melanjutkan dominasi panjang mereka dalam derby Turin, raksasa Serie A, Juventus akan menjamu tetangga mereka, Torino, pada Minggu (9/11) di Stadion Allianz.

Rivalitas yang juga dikenal Derby della Mole ini dimulai sejak tahun 1929, menempatkan Juve tak terkalahkan dalam 20 pertemuan liga dengan Torino dan mereka akan menghadapi duel satu kota Turin ini untuk pertama kali musim 2025/2026 di bawah manajemen baru.

Dua laga Bianconeri bersama Luciano Spalletti berhasil mendapatkan satu kemenangan di kandang Cremonese 2–1 dan sekali imbang pada lanjutan Liga Champions dengan skor 1–1 ketika menjamu Sporting CP.

Sinyal positif yang dihadirkan Spalletti akan membuat skuad Si Nyonya Tua semakin percaya diri menyambut duel ini. Apalagi mantan pelatih timnas Italia itu menghadirkan inovasi baru dengan skema dan skuad pilihan baru.

Untuk sementara Juventus bersandar di peringkat keenam dengan 18 poin, sama seperti Bologna di atasnya namun masih kalah dalam segi selisih gol. Tetapi mereka tetap harus was-was, jika kehilangan poin maka Como atau Lazio bisa menggesernya.

Di sisi tim tamu berhasil mendapatkan proses kebangkitan belum pernah kalah dalam lima laga terakhir Serie A. Menimbulkan kekhawatiran berarti bagi Bianconeri dengan semuanya yang serba baru.

Marco Baroni yang baru diangkat awal musim ini akan mencoba memutus hasil negatif dalam derby Turin yang selalu mengecewakan bagi Torino. Tim berjuluk Il Toro masih berada di posisi ke-13 mengoleksi 13 poin.

Hanya berjarak lima poin dari rival sesama Turin, membuat harapan tim berlogo banteng ini semakin besar untuk merepotkan Juve, atau bahkan mencuri poin memanfaatkan momentum era baru yang sedang terjadi di Stadion Allianz.

Derby Turin atau biasa disebut Derby della Mole bisa disaksikan di platform streaming Vidio, pada Minggu (9/11) tengah malah, tepat pukul 00:00 WIB. Berikut ulasan serta prediksi skor duel panas dua tim sekota ini.

Juventus
Sebagai pelatih yang terbiasa menggunakan formasi 4–3–3, Spalletti justru melanjutkan formasi tiga bek sejak dalam dua laga awalnya bersama Bianconeri meski ia memiliki versi yang lebih cair, menempatkan gelandang serba bisa Teun Koopmeiners menjadi bek.

Setelah mengawali musim dengan cukup sukses, formasi tersebut diperkirakan akan dipertahankan untuk merebut hasil positif lainnya setelah hasil satu menang dan imbang dalam dua laga awal mantan pelatih timnas Italia itu.

Duo bek Bremer dan Juan Cabal dipastikan masih absen karena cedera, sementara Vlahovic harus mengatasi masalah fleksor ringan, jika diragukan tampil, maka peluang Lois Openda dan Jonathan David tampil semakin besar.

Torino
Sementara itu, ancaman utama Torino tentu datang dari pencetak gol terbanyak empat gol Giovanni Simeone, yang sebelumnya telah mencetak enam gol saat melawan Juventus sepanjang kariernya di Serie A.

Marcus Pedersen telah kembali berlatih setelah pulih dari demam, tetapi Zakaria Aboukhlal masih berjuang melawan cedera otot yang terus menghantui kariernya di klub turin yang identik dengan warna coklat ini.

Kiper utama Franco Israel masih diragukan setelah absen dalam tiga pertandingan terakhir Torino, sehingga Alberto Paliari bisa kembali menjadi pengganti, kabar baik bagi Baroni, bek sayap kiri Niels Nkounkou diperkirakan akan kembali beraksi. (*)

Update