Kamis, 27 Januari 2022

Persiapan MotoGP Mandalika 2022, Infrastruktur TIK Ditambah

Berita Terkait

Tim Aruba Ducati, mengecek kesiapan motor untuk ridernya di paddock Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah (18/11/2021) (IVAN/ LOMBOK POST )

batampos – Perhelatan MotoGP Mandalika 2022 akan berlangsung pada bulan Maret mendatang. Terkait persiapan hal tersebut, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menyatakan dukungan penuh untuk menyukseskan event internasional yang dihadiri sekitar 900 pembalap dan official dari berbagai negara itu.

Menurutnya, Kemenkominfo telah menyiapkan tambahan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi agar lebih memadai. “Kami mendiskusikan bagaimana untuk menyiapkan infrastruktur TIK yang lebih memadai agar penyelenggaraan, baik secara teknis untuk MotoGP-nya sendiri termasuk penambahan spektrum frekuensi radio yang masih dibutuhkan,” jelas Johnny usai melakukan pertemuan dengan Komandan Sirkuit MotoGP Mandalika Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto, di Ruang Rapat Menkominfo, Jakarta Pusat, Senin (27/12).

Dengan penambahan spektrum frekuensi, Johnny berharap penyelenggaraan pertandingan dan kompetisi MotoGP Mandalika 2022 akan berlangsung dengan baik. Menurut dia, Kemenkomimfo juga telah menyediakan dukungan infrastruktur digital melalui jaringan tulang punggung telekomunikasi kabel serat optik untuk transmisi data dari Mandalika ke berbagai daerah di Indonesia dan dunia.

Bahkan, politisi Partai Nasdem itu mengklaim, jaringan tulang punggung itu juga menyempurnakan layanan telekomunikasi seluler. “Tadi kami mendiskusikan bagaimana untuk melengkapi agar penyediaan bandwidth dan BTS (Base Transceiver Station) dari operator seluler yang lebih baik. Di sana kebetulan ada dua operator yang besar yang beroperasi di Mandalika yaitu Telkomsel dan XL,” lanjut Johnny.

Sebelumnya, Johnny menyampaikan telah melakukan rapat dengan operator seluler untuk memastikan ketersediaan layanan telekomunikasi yang memadai saat penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2022.

’’Namun tidak saja itu, karena Mandalika juga kita harapkan akan ada multiplier effect bagi ekonomi masyarakat di lingkungan termasuk bagi penyelenggara homestay, dibutuhkan juga tambahan kualitas layanan dari telekomunikasi untuk masyarakat,” jelasnya.

Johnny menyatakan pihaknya juga sedang mendiskusikan letak koordinat atau desa mana saja di Mandalika yang perlu ditambahkan untuk memperkuat sinyal penyelenggaraan layanan telekomunikasi.

’’Jadi dua hal di bidang telekomunikasi, yang pertama tadi penyelenggaraan MotoGP itu sendiri dan yang kedua layanan komunikasi bagi masyarakat untuk memastikan dapat dicapainya multiplier effect bagi ekonomi masyarakat,” tandasnya. (*)

Reporter: JPGroup

Update