Rabu, 24 Juli 2024

Peringkat Timnas Indonesia di Ranking FIFA Melorot

Berita Terkait

Para pemain Timnas Indonesia dari kiri ke kanan; Witan Sulaiman, Marselino Ferdinan, Arhan Pratama, Egy Maulana Vikri, dan Asnawi Mangkualam.(Instagram/@egymaulanavikri)

batampos – Timnas Indonesia mendapat pergeseran dalam peringkat FIFA 21 Desember 2023. Turun satu tangga dari peringkat 145 menjadi 146, Indonesia mengalami penurunan yang tidak diinginkan.

Hasil buruk dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026, khususnya kekalahan telak dari Irak dan hasil imbang melawan Filipina, menjadi pemicu penurunan ini. Namun, apakah Piala Asia 2023 menjadi panggung untuk perubahan? Mari kita telaah lebih dalam.

Sebuah kekalahan yang cukup mencolok terjadi di Basra pada Kamis (16/11), ketika Timnas Indonesia menyerah 1-5 kepada Irak. Hasil ini membuahkan penurunan poin signifikan, mengubah peringkat FIFA mereka secara dramatis. Menambah kekecewaan, pertandingan berikutnya melawan Filipina di Manila berakhir imbang 1-1, menegaskan ketidakstabilan performa Timnas Indonesia.

Berfokus pada Piala Asia 2023, Timnas Indonesia tergabung di Grup D bersama Jepang, Vietnam, dan Irak. Kesempatan untuk memperbaiki peringkat FIFA tampaknya akan muncul dalam persaingan ketat ini.

Apakah anak asuh Shin Tae-young mampu tampil mengejutkan dan membalikkan keadaan? Pertanyaan ini menggantung di udara, dan harapan tetap tinggi di kalangan penggemar sepak bola Indonesia.

Indonesia tidak sendirian dalam penurunan peringkat FIFA. Thailand, salah satu rival sejawat, juga merasakan getirnya penurunan, turun satu posisi dari 112 menjadi 113. Namun, ada sorot positif dari Malaysia, yang melonjak tujuh posisi setelah meraih kemenangan gemilang di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Vietnam, sebagai negara Asia Tenggara dengan ranking FIFA tertinggi, tetap stabil di posisi 94 dunia.

Peringkat FIFA dunia tidak hanya menjadi sorotan bagi Timnas Indonesia, tetapi juga bagi tim-tim besar dunia. Argentina tetap kokoh di puncak, diikuti oleh Prancis. Namun, kejutan terjadi dengan penurunan posisi Brasil, yang turun dua tangga menjadi peringkat 5. Sementara itu, Portugal, negara asal Cristiano Ronaldo, juga merasakan tekanan dengan penurunan satu posisi menjadi peringkat 7.

Beberapa tim Eropa menikmati kenaikan peringkat pada November 2023. Inggris naik satu posisi menjadi peringkat 3, Belgia di posisi 4, dan Belanda menduduki peringkat 6. Apakah ini mencerminkan dominasi Eropa dalam sepak bola dunia, ataukah ada faktor lain yang memengaruhi pergeseran ini? Pertanyaan ini menjadi topik menarik untuk dijelajahi.

Sementara sebagian besar negara mengalami fluktuasi, Malaysia mencuri perhatian dengan kenaikan pesat tujuh posisi dari peringkat 137 menjadi 130. Kemenangan gemilang melawan Kirgistan dan Taiwan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 membawa kebangkitan bagi Harimau Malaya. Namun, sebaliknya, Filipina dan Indonesia harus menghadapi kenyataan penurunan, masing-masing turun 2 dan 1 posisi.

Dalam suasana yang penuh harap-harap cemas, Timnas Indonesia memiliki tugas besar di Piala Asia 2023. Apakah mereka mampu mengatasi penurunan peringkat dan mengukir prestasi baru? Satu hal yang pasti, perjalanan Timnas Indonesia di lapangan akan terus menjadi pusat perhatian para pencinta sepak bola Tanah Air. Mari saksikan bersama apakah Piala Asia akan menjadi pemicu kebangkitan atau hanya menjadi babak baru kekecewaan. (*)

 

Reporter: JPGroup

Update