
batampos – Turnamen Bola Voli Wali Kota Batam dan Piala Bergilir Ketua TP PKK Kota Batam 2025 memasuki babak krusial. Pada Kamis (24/7), empat laga penting digelar di GOR Raja Djakfar Sekupang untuk menentukan posisi ketiga di masing-masing kategori.
Laga dimulai pukul 15.00 WIB dengan pertandingan kategori putri antara IKA Bhayangkari melawan Kecamatan Bulang B. Keduanya tampil solid sejak fase grup hingga semifinal, namun harus puas berlaga di perebutan tempat ketiga.
Selanjutnya, pukul 16.30 WIB, tim Selingsing menghadapi IKAPENS dalam laga seru yang juga memperebutkan podium ketiga di kategori putri. Pertemuan kedua tim ini diprediksi berlangsung ketat, mengingat rekor pertemuan mereka yang cukup berimbang sepanjang turnamen.
Pada kategori putra, pertandingan dimulai pukul 18.30 WIB dengan laga antara Forty Plus Patam Lestari melawan IKLA Batam. Pertandingan ini menjadi sorotan karena menghadirkan para pemain veteran yang tetap menunjukkan performa terbaik.
Laga penutup pukul 20.00 WIB mempertemukan BP Batam A dan Toho Nias. Keduanya sempat diunggulkan sebagai kandidat juara sebelum tumbang di semifinal. Pertandingan ini dipastikan berlangsung sengit karena gengsi untuk mengamankan tempat ketiga.
Sementara itu, laga semifinal kategori putri akan dilanjutkan pada Jumat (25/7), dengan mempertemukan Jebat Batam melawan DWP Disdik Batam pukul 15.00 WIB.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengapresiasi antusiasme peserta dan masyarakat dalam mengikuti turnamen yang digelar selama 30 hari, sejak 14 Juni hingga 26 Juli 2025. Menurutnya, partisipasi yang terus meningkat setiap tahun menjadi bukti kuat bahwa olahraga voli kian diminati masyarakat Batam.
“Saya merasa bahagia karena alhamdulillah tahun ini peserta meningkat dibanding tahun sebelumnya. Ini menunjukkan minat masyarakat Batam terhadap olahraga voli sangat luar biasa,” kata Amsakar.
Ia menambahkan, selain sebagai ajang kompetisi, turnamen ini juga menjadi sarana silaturahmi antarinstansi dan komunitas, serta media penjaringan atlet potensial yang bisa mengharumkan nama Batam ke jenjang lebih tinggi.
“Menjadi juara itu penting, tapi yang lebih penting adalah menjaga kekompakan dan silaturahmi. Kalau semua sudah kompak, insyaallah olahraga Batam semakin maju,” tegasnya.
Ketua TP PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, juga menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar perebutan piala, tetapi juga membina kader-kader PKK yang sehat jasmani dan rohani.
“Mari kita jaga kekompakan dan sukseskan kejuaraan ini bersama-sama,” ujarnya.
Tercatat, sebanyak 69 tim dari 12 kecamatan se-Kota Batam turut ambil bagian dalam turnamen ini. Untuk kategori putra, 29 tim bertanding di kelompok usia 16-39 tahun memperebutkan Piala Wali Kota Batam, dan 9 tim lainnya di kelompok usia 40-50 tahun.
Di kategori putri yang memperebutkan Piala Bergilir Ketua TP PKK Kota Batam, terdapat 10 tim dari kelompok usia 30-39 tahun dan 21 tim dari kelompok usia 40-50 tahun. Total hadiah pembinaan yang disediakan panitia mencapai Rp132 juta.
Turnamen ini terselenggara berkat kolaborasi antara Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Batam, TP PKK Kota Batam, dan Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Batam. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra
