Sabtu, 3 Januari 2026

Pelatih Valencia CF Femenino B dan Tiga Anaknya Tewas dalam Tragedi Kapal Tenggelam di Labuan Bajo

Berita Terkait

Pelatih Valencia CF Femenino B, Fernando Martín Carreras yang menjadi korban dalam tenggelamnya kapal wisata di Pulau Padar, Labuan Bajo, NTT. (Dok. Valencia)

batampos – Dunia sepak bola internasional berduka setelah pelatih Valencia CF Femenino B, Fernando Martín Carreras, bersama tiga anaknya meninggal dunia dalam tragedi kapal wisata tenggelam di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (26/12) malam.

Peristiwa nahas itu terjadi saat Fernando Martín Carreras tengah berlibur bersama keluarga di kawasan Taman Nasional Komodo. Kapal wisata semi pinisi KM Putri Sakinah yang mereka tumpangi dilaporkan mengalami mati mesin sebelum dihantam gelombang tinggi setinggi 2 hingga 3 meter.

Kapal tersebut membawa total 11 orang, terdiri dari enam anggota keluarga Fernando, empat kru kapal, dan satu pemandu wisata. Menurut laporan otoritas pelabuhan, kapal tenggelam sekitar pukul 20.30 WITA saat berada di Selat Pulau Padar, salah satu jalur wisata favorit di kawasan Taman Nasional Komodo.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, menjelaskan kapal mengalami mati mesin sebelum diterjang gelombang tinggi secara tiba-tiba.

“Gelombang yang terjadi merupakan swell yang datang mendadak dengan ketinggian sekitar 2–3 meter dan berlangsung singkat, sekitar setengah hingga satu jam. Kondisi ini menyulitkan proses evakuasi awal,” kata Stephanus.

Tim SAR gabungan langsung diterjunkan untuk melakukan penyelamatan. Namun, cuaca ekstrem dan gelombang tinggi menjadi kendala utama dalam operasi pencarian.

Dari total 11 penumpang, tujuh orang berhasil diselamatkan, termasuk kru kapal dan pemandu wisata. Sementara itu, Fernando Martín Carreras dan tiga anaknya dinyatakan meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Valencia CF mengonfirmasi kabar duka ini melalui pernyataan resmi di akun media sosial klub.

“Valencia CF sangat berduka atas meninggalnya Fernando Martín, pelatih Valencia CF Femenino B, dan tiga anaknya dalam kecelakaan perahu tragis di Indonesia,” tulis pernyataan klub.

Istri Fernando, Andrea Ortuno, serta seorang putrinya yang berusia tujuh tahun, dilaporkan selamat dan termasuk dalam korban yang berhasil dievakuasi.

“Di saat yang sangat sulit ini, klub menyampaikan duka cita terdalam serta dukungan penuh kepada keluarga, teman, dan seluruh keluarga besar Valencia CF, Valencia CF Femenino, dan VCF Academy,” lanjut pernyataan tersebut.

Keterangan dari pihak keluarga menyebutkan kapal hancur setelah dihantam ombak besar dan tenggelam dengan cepat. Ayah Andrea Ortuno, Enrique Ortuno, mengatakan sebagian korban terlempar ke laut saat kapal diterjang gelombang.

“Anak perempuan dan cucu perempuan saya terlempar dari perahu karena berada di bagian yang lebih tinggi. Mereka berhasil diselamatkan. Namun, tiga cucu saya dan menantu saya kemungkinan terjebak di dalam kapal yang hancur dan tenggelam dengan cepat,” ujarnya kepada media EFE.

Hingga Sabtu (27/12), tim SAR gabungan masih melanjutkan operasi pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan memperluas radius pencarian hingga lebih dari satu mil laut. Kondisi gelombang tinggi masih menjadi tantangan utama di lapangan. (*)

Sumber BeritaRadar Surabaya

Update