Senin, 20 Juli 2026

Pandawa Ozora Cetak Sejarah, Jadi Juara Nasional Motoprix 2026 Pertama dari Batam

Berita Terkait

Pandawa Ozora, pembalap asal Batam, meraih gelar Juara Nasional Motoprix 2026. Foto: Istimewa

batampos – Nama Kota Batam akhirnya tercatat dalam sejarah balap motor nasional. Pembalap muda Pandawa Ozora sukses merebut gelar Juara Nasional Motoprix 2026, sekaligus menjadi pembalap pertama asal Batam yang berhasil meraih prestasi tertinggi di ajang tersebut.

Di balik pencapaian itu, tersimpan perjuangan panjang. Pandawa harus berlatih tanpa dukungan sirkuit permanen di daerah asalnya. Demi meningkatkan kemampuan, ia bersama tim rutin mengikuti latihan dan kompetisi di luar Batam dengan biaya yang tidak sedikit.

“Alhamdulillah, saya bersyukur kepada Allah SWT atas kesempatan meraih gelar Juara Nasional 2026. Terima kasih kepada keluarga, tim, sponsor, mekanik, dan semua pihak yang telah mendukung perjalanan saya,” ujar Pandawa.

Baca Juga: Hujan 10 Gol! Inggris Kunci Posisi Ketiga Piala Dunia 2026

Menurutnya, gelar tersebut bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi sejarah baru bagi dunia otomotif Batam.

“Alhamdulillah saya menjadi pembalap pertama asal Batam yang meraih gelar Juara Nasional. Semoga ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Batam,” katanya.

Pandawa mengungkapkan, keberhasilannya tidak terlepas dari inspirasi para senior yang lebih dahulu mengharumkan nama Batam di kancah nasional. Ia menyebut Bima Febrinda Arifin yang menjadi runner-up nasional kelas Rookie pada 2016 dan pernah mewakili Indonesia di Asia Talent Cup, serta Dedi Saputra (Putra), runner-up nasional kelas Expert 2015.

“Prestasi mereka menjadi motivasi bagi saya hingga akhirnya bisa membawa gelar juara nasional pertama untuk Batam,” ujarnya.

Meski berhasil mencapai puncak prestasi, Pandawa mengaku tantangan terbesar yang dihadapi pembalap Batam adalah minimnya fasilitas latihan. Hingga kini, Batam belum memiliki sirkuit permanen yang dapat digunakan untuk pembinaan atlet balap motor.

Baca Juga: Lionel Messi dan Kylian Mbappe Berebut Gelar Top Skor Piala Dunia 2026

“Kami berlatih dengan segala keterbatasan. Untuk menambah jam terbang harus keluar daerah sehingga membutuhkan biaya dan pengorbanan yang besar. Dukungan terhadap pembinaan balap motor juga masih sangat terbatas,” tuturnya.

Karena itu, ia berharap pemerintah daerah memberi perhatian lebih terhadap perkembangan olahraga otomotif di Batam, salah satunya dengan membangun sirkuit permanen.

Menurutnya, keberadaan sirkuit tidak hanya menjadi tempat latihan atlet berprestasi, tetapi juga wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat di lingkungan yang aman dan terarah.

“Saya berharap Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota Batam dapat melihat bahwa anak-anak Batam memiliki potensi besar jika diberikan fasilitas dan kesempatan. Mudah-mudahan ke depan Batam memiliki sirkuit permanen sebagai tempat pembinaan atlet,” katanya.

Pandawa juga mengajak perusahaan dan pelaku usaha untuk ikut mendukung pembinaan atlet daerah melalui sponsorship. Menurutnya, banyak talenta muda Batam yang mampu bersaing di level nasional, tetapi terhambat keterbatasan biaya.

Baca Juga: 4 Pemain Argentina Terancam Disanksi FIFA Jelang Final Piala Dunia 2026

“Banyak atlet hebat yang belum berkembang maksimal bukan karena kurang kemampuan, tetapi karena keterbatasan biaya. Saya berharap semakin banyak sponsor yang peduli terhadap atlet-atlet daerah,” ujarnya.

Bagi Pandawa, gelar Juara Nasional Motoprix 2026 bukanlah garis akhir. Ia ingin prestasi tersebut menjadi pemantik lahirnya pembalap-pembalap baru dari Batam yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional.

Keberhasilan itu juga menjadi bukti bahwa keterbatasan fasilitas tidak menghalangi lahirnya prestasi. Dengan kerja keras, disiplin, dan dukungan yang tepat, atlet daerah mampu berdiri sejajar dengan pembalap terbaik di Indonesia. (*)

Update