
batampos – Nilai pasar bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali melonjak. Kapten Garuda itu kini tercatat sebagai pemain dengan nilai pasar tertinggi di kawasan Asia Tenggara (ASEAN).
Performa konsisten Jay Idzes bersama Sassuolo di Serie A musim 2025/2026 menjadi faktor utama kenaikan tersebut. Bek berusia 24 tahun itu tampil reguler dan menunjukkan performa solid di lini belakang klubnya.
Berdasarkan data terbaru Transfermarkt, nilai pasar Jay Idzes kini mencapai 10 juta euro atau sekitar Rp197,5 miliar. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan Maret 2025 yang masih berada di kisaran 5 juta euro, lalu naik menjadi 7,5 juta euro pada Juni 2025.
Baca Juga: Jackie Chan Bawa Obor Olimpiade Milano Cortina 2026 di Pompeii
Kenaikan nilai pasar Jay Idzes terbilang drastis jika dibandingkan saat awal bergabung dengan Venezia pada Januari 2023. Kala itu, pemain kelahiran Belanda tersebut hanya dibanderol sekitar 600 ribu euro.
Lonjakan nilai pasar itu juga membuat Jay Idzes melampaui total nilai skuad sejumlah negara Asia Tenggara. Timnas Malaysia, misalnya, memiliki nilai pasar sekitar 7,75 juta euro jika tidak memasukkan pemain naturalisasi yang saat ini terkena sanksi FIFA. Sementara Timnas Vietnam berada di kisaran 6,25 juta euro.
Di kawasan ASEAN, hanya Thailand yang memiliki nilai pasar tim mendekati Jay Idzes, yakni sekitar 9,08 juta euro.
Baca Juga: PSSI Resmi Tunjuk John Herdman sebagai Pelatih Baru Timnas Indonesia
Nilai pasar Jay Idzes masih berpotensi meningkat. Selain usia yang relatif muda, bek andalan Timnas Indonesia itu juga dikabarkan masuk radar sejumlah klub besar Italia, termasuk AC Milan dan Inter Milan.
Jika kepindahan ke klub papan atas Serie A terealisasi dan performanya tetap konsisten hingga akhir musim, bukan tidak mungkin nilai pasar Jay Idzes akan kembali mengalami kenaikan. (*)
