Kamis, 27 Januari 2022

Mercedes akan Banding Hasil GP Abu Dhabi

Berita Terkait

Max Verstappen juara dunia Formula 1 2021. (AFP)

batampos – Lewis Hamilton dan Mercedes mendapatkan sokongan kuat dari pihak pengacara untuk membalikkan hasil balapan seri terakhir Formula 1 2021 di GP Abu Dhabi, Minggu lalu sekaligus melucuti gelar juara yang diraih Max Verstappen.

Saat ini Mercedes masih dalam tenggat waktu 96 jam untuk mengajukan banding ke Pengadilan Olahraga Internasional atas keputusan FIA yang menolak dua protes mereka usai GP Abu Dhabi.

Kantor hukum Duncan Bagshaw mengklaim bahwa tim yang dipimpin Toto Wolff itu sedang merencanakan untuk mengajukan banding.

Dukungan bahkan datang dari Ahli Hukum Olahraga Nicholas Bamber saat diwawancara oleh Racefans.

”Merespons protes dari Mercedes, mereka (FIA) menyimpulkan bahwa Pasal 15.3 memberikan kewenangan kepada race director untuk mengontrol penggunaan safety car dan memiliki otoritas dalam menentukan pemanfaatan safety car seperti diatur pada Pasal 48.12,” paparnya.

Baca Juga: Hasil Lengkap Formula 1 GP Abu Dhabi, Max Verstappen Juara

”Interpretasi ini justru menunjukkan inkonsistensi FIA dalam memberlakukan aturan,”

”(Respon FIA) itu juga bertolak belakang dengan pendekatan Michael Masi (race director) saat menghadapi situasi yang sama yang terjadi di GP Eifel tahun lalu,”

”Saat itu itu dia menyatakan kewajiban bahwa semua mobil harus berada di posisinya sebelum safety car keluar dari trek. Karena itu pula periode safety car lebih lama daripada normalnya,”

”Artinya kewenangan race director tidak bisa melampaui regulasi yang berlaku, termasuk pengaplikasian secara penuh pasal 48.12,” tambah Bamber.

”Pasal 1.1.1 FIA International Sporting Code 2021 semakin jelas bahwa penegakan regulasi berdasarkan prinsip keamanan dan keadilan. Nah, keadilan itu termasuk memberlakukan regulasi secara konsisten,”

”Dengan dasar ini pula pengajuan banding Mercedes sangat kuat,”

Di dunia maya muncul petisi dukungan kepada Mercedes untuk mengajukan banding.

Namun di sisi lain, ada sebagian pihak yang menyatakan bahwa jika keputusan FIA dibatalkan jika kalah di pengadilan, maka bisa menjatuhkan kredibilitas dari Formula 1 sendiri.

Verstappen mengaku, Toto Wolff sendiri sudah mengirimkan pesan selamat kepadanya. (*)

Reporter: JPgroup

Update