Rabu, 25 Mei 2022

Menanti Ketegasan Richard Arnold terhadap Pemain ”Penjual Jersey”

Berita Terkait

Striker Manchester United Cristiano Ronaldo. (F. Marco Bertorello/AFP)

batampos – Pernyataan Richard Arnold pada 2012 tak ubahnya tantangan nyata. Kala itu, sebagai direktur komersial Manchester United, Arnold menyebut The Red Devils tidak memerlukan pemain berlabel ”penjual jersey”.

Yaitu pemain yang hanya berkontribusi dengan nama besarnya. ”Karena klub kami mempunyai 25 George Clooney.” Begitu yang kerap dikatakan Arnold ketika dihadapkan dengan para pemain berlabel bintang.

Clooney dipilih sebagai contoh oleh Arnold karena aktor Hollywood itu merupakan idolanya.

Per 1 Februari nanti, Arnold akan menggantikan Ed Woodward sebagai CEO United.

Apakah ketegasannya sedekade lalu tidak luntur ketika berhadapan dengan nama-nama seperti Cristiano Ronaldo dan Paul Pogba?

Dua pemain tersebut berlabel penjual jersey dan memang paling rewel kalau sudah menyangkut urusan masa depan membela sebuah klub.

Tak terkecuali di United. Kalau Pogba sudah jamak dengan ribut-ribut masalah kontrak baru, Ronaldo pun kini mengapungkan kemungkinan untuk menyelesaikan kontrak selama dua musim di United.

”Agen Ronaldo (Jorge Mendes, Red) sampai harus terbang ke Manchester untuk membuat sang klien terus bahagia (membela United),” klaim sumber terdekat Ronaldo seperti yang dikutip TEAMtalk.

Sementara untuk Pogba, United kabarnya menawarkan gaji GBP 500 ribu (Rp 9,74 miliar) per pekan dalam draf kontrak baru.

Tapi, kebenaran kabar tersebut masih diragukan mengingat performa gelandang timnas Prancis itu jauh dari maksimal.

Pogba baru bermain 13 laga musim ini karena berkutat dengan cedera hamstring. Dia juga belum pernah turun bersama United sejak era pelatih interim Ralf Rangnick. (*)

Reporter: JPGroup

Update