Rabu, 14 Januari 2026

Max Biaggi Sebut Aprilia Satu-satunya Pabrikan Italia di MotoGP, Sindir Ducati

Berita Terkait

Max Biaggi. F. x.com/maxbiaggi.

batampos – Mantan juara dunia MotoGP enam kali, Max Biaggi, menyebut Aprilia sebagai satu-satunya pabrikan Italia yang sesungguhnya di ajang MotoGP. Sebaliknya, Biaggi menilai Ducati bukan lagi sepenuhnya pabrikan Italia karena kepemilikannya berada di bawah Audi.

Pembalap asal Roma, Italia, itu menyampaikan pandangan tersebut dalam sebuah wawancara dengan TNT Sport. Menurut Biaggi, status kepemilikan Ducati membuat pabrikan asal Borgo Panigale tersebut lebih tepat disebut sebagai pabrikan Jerman.

“Secara jujur, Aprilia adalah satu-satunya pabrikan Italia di paddock karena kita semua tahu Ducati dimiliki Jerman melalui Audi,” ujar Biaggi.

Biaggi, yang kini berusia 54 tahun, dikenal sebagai salah satu pembalap terbaik sepanjang masa di kelas 250cc. Ia mengoleksi empat gelar juara dunia 250cc secara beruntun pada periode 1994 hingga 1997.

Setelah itu, Biaggi naik ke kelas utama MotoGP pada 1998 dan langsung mencatatkan kemenangan debut di Grand Prix Jepang bersama Honda. Sepanjang kariernya di kelas premier, ia menjadi rival utama Valentino Rossi dan mengoleksi total 13 kemenangan balapan.

Usai pensiun dari MotoGP, Biaggi melanjutkan kesuksesan di ajang World Superbike dengan meraih dua gelar juara dunia pada 2010 dan 2012. Saat ini, ia menjabat sebagai duta Aprilia dan telah mengemban peran tersebut hampir satu dekade.

“Saya sudah hampir 10 tahun menjadi duta Aprilia dan itu merupakan sebuah kehormatan besar untuk dikaitkan dengan pabrikan ini,” katanya.

Meski demikian, Ducati tetap mempertahankan identitasnya sebagai merek Italia meskipun telah dimiliki Audi sejak 2012. Pabrikan tersebut masih beroperasi dari markas utamanya di Borgo Panigale, Italia.

Ducati juga mencatatkan salah satu musim paling sukses dalam sejarah MotoGP pada musim lalu. Pabrikan itu meraih kemenangan dalam 17 dari 22 seri Grand Prix dan menyapu bersih tiga gelar juara dunia.

Pada musim tersebut, Marc Marquez tampil dominan dengan mencatatkan 11 kemenangan balapan Grand Prix serta 14 kemenangan pada balapan sprint, sekaligus memastikan gelar juara dunia. (*)

Sumber BeritaSinar Harian

Update