
batampos – Masa depan Mohamed Salah di Liverpool semakin tidak menentu. Bintang asal Mesir itu membuat pengakuan mengejutkan terkait hubungan dingin dengan manajer Arne Slot, yang memicu ketertarikan dua klub di luar Eropa untuk merekrutnya.
Dalam wawancara kontroversial setelah Liverpool bermain imbang 3-3 kontra Leeds United di Elland Road, Sabtu lalu, Salah menyebut dirinya dikhianati klub.
Pernyataan keras itu muncul setelah pemain berusia 33 tahun tersebut kembali dicadangkan untuk ketiga kalinya secara beruntun. Situasi itu terjadi di tengah inkonsistensi Liverpool yang kini masih terseok di peringkat kesembilan Liga Inggris.
“Saya rasa sangat jelas ada seseorang yang ingin menyalahkan saya atas semua yang terjadi,” ujar Salah dengan nada kecewa.
“Saya berkali-kali mengatakan hubungan saya dengan manajer baik-baik saja. Namun tiba-tiba kini kami tidak punya hubungan sama sekali. Saya tidak tahu kenapa. Seolah-olah ada yang tidak menginginkan saya di klub ini,” lanjutnya.
Ketegangan tersebut membuat dua klub dikabarkan mulai menghitung aspek finansial untuk memboyong Salah dari Anfield pada bursa transfer Januari mendatang.
Menurut laporan media Inggris, Al-Hilal menjadi peminat terdepan dan siap mengajukan tawaran bulan depan dengan harga lebih murah daripada proposal £150 juta yang sempat ditolak Liverpool dua tahun lalu.
Klub raksasa Arab Saudi yang kini dilatih Simone Inzaghi itu sebelumnya mendatangkan mantan rekan setim Salah, Darwin Nunez, senilai £46 juta pada musim panas lalu.
Namun, Al-Hilal tidak sendirian. Klub Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat, San Diego FC, juga disebut mempertimbangkan tawaran resmi usai mendengar situasi Salah.
Liverpool disebut terkejut oleh pernyataan terbuka sang bintang. Meski begitu, sumber internal klub yang dikutip BBC Sport menyebut The Reds kini “terbuka” untuk membahas masa depan Salah pada Januari.
Salah yang telah mencetak 250 gol dari 420 laga bersama Liverpool dan baru memperpanjang kontrak dua tahun pada April lalu juga mengakui ragu apakah ia sudah memainkan pertandingan terakhirnya. Apalagi, ia dijadwalkan bergabung dengan Timnas Mesir dalam ajang Piala Afrika (AFCON) mulai 15 Desember. (*)
