Jumat, 3 April 2026

Maarten Paes Terhindar dari Paspoortgate

Berita Terkait

Kiper Timnas Indonesia yang bermain dengan  Ajax Amsterdam. (ANTARA/instagram @maartenpaes)

batampos – Kabar baik datang untuk Maarten Paes yang kini membela klub raksasa asal Belanda Ajax Amsterdam. Kiper Timnas Indonesia tersebut berhasil terhindar dari potensi masalah administrasi yang tengah melanda sejumlah pemain Indonesia yang bermain di kompetisi Eredivisie musim 2025/2026.

Belakangan ini, isu terkait status kewarganegaraan pemain keturunan Belanda yang membela sejumlah tim nasional saat menjadi sorotan di Liga Belanda. Sejumlah klub bahkan harus menonaktifkan pemainnya karena terbentur regulasi izin kerja dan status pemain yang termasuk kategori pemain non-Uni Eropa.

Namun, Ajax justru bergerak lebih cepat dan hati-hati dalam menangani situasi yang melibatkan Maarten Paes. Sejak resmi bergabung dengan Ajax pada Februari 2026, Paes memang sempat mengalami keterlambatan debut.

Hal tersebut bukan tanpa alasan. Pihak klub memilih untuk menunda penampilan sang kiper demi memastikan seluruh dokumen dan perizinan sudah sesuai dengan regulasi yang berlaku di Belanda.

Langkah ini terbukti tepat, Indonesia dan Belanda tidak mengakui kewarganegaraan ganda. Sehingga pemain yang memilih menjadi warga negara Indonesia otomatis kehilangan status kewarganegaraan Belanda.

Artinya, Paes harus diperlakukan sebagai pemain non-Uni Eropa dan wajib memenuhi berbagai persyaratan administratif. Ajax mengambil keputusan tegas dengan tidak mengambil risiko. Klub segera berkoordinasi dengan federasi serta ahli hukum untuk memastikan status Paes benar-benar aman.

Bahkan, Paes sempat kembali ke Amerika Serikat untuk mengurus visa tinggal sementara agar bisa bekerja secara legal di Belanda. Situasi ini berbeda dengan yang dialami beberapa pemain lain. Kasus bermula dari laporan yang melibatkan Dean James, yang memicu pemeriksaan lebih luas terhadap pemain naturalisasi di Eredivisie.

Akibatnya, sejumlah nama seperti Justin Hubner dan Nathan Tjoe-A-On harus menepi sementara karena status mereka masih dalam proses verifikasi. Regulasi di Liga Belanda memang cukup ketat. Pemain non-Uni Eropa harus memenuhi standar gaji minimum tertentu serta memiliki izin kerja yang sah. Jika tidak, klub bisa terkena sanksi administratif yang merugikan.

Kondisi ini membuat otoritas sepak bola Belanda mulai mendata sejumlah pemain yang berpotensi bermasalah. Setidaknya puluhan pemain kini tengah dalam pengawasan untuk memastikan kelayakan mereka tampil di kompetisi resmi.

Di tengah situasi yang cukup rumit, langkah proaktif Ajax menjadi contoh bagaimana klub bisa mengantisipasi risiko sejak awal. Kejelian dalam membaca regulasi dan bergerak cepat dalam pengurusan dokumen menjadi faktor penting yang menyelamatkan Paes dari potensi sanksi.

Kini, setelah seluruh proses administrasi rampung, Paes dipastikan bisa kembali fokus bersama Ajax. Dia berpeluang tampil dalam laga lanjutan Eredivisie dan memperkuat posisinya sebagai salah satu kiper andalan, baik di level klub maupun Timnas Indonesia.(*)

ReporterJPGroup

Update