Rabu, 28 September 2022

Luncurkan Maskot, Indonesia Siap Gelar Piala Dunia U-20

Berita Terkait

Maskot Piala Dunia U-20 Bacuya dalam perkenalan kemarin. Didampingi M Iriawan (kiri), Zainudin Amali (dua dari kanan) dan Jaime Yarza. (RIZKY AHMAD FAUZI/JAWA POS)

batampos – Pada tanduknya, ada ekspresi keceriaan khas anak-anak muda. Pada karakternya secara keseluruhan, ada energi dan antusiasme para pemain serta penggemar sepak bola di Indonesia menyambut Piala Dunia U-20 2023.

Itulah Bacuya, Badak Cula Cahaya, yang diperkenalkan Minggu (18/9), sebagai maskot Piala Dunia U-20 yang akan dihelat di Indonesia tahun depan. ”Bacuya ini kan binatang khas Indonesia, kan itu badak cula satu jawa. Logonya juga sudah Indonesia banget. Jadi, maskotnya juga harus,” kata Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dalam peluncuran Bacuya di Jakarta.

Peluncuran maskot ditandai dengan arakan dari Bundaran HI menuju Monumen Nasional kemarin pagi. Iwan Bule, sapaan akrab ketua umum PSSI, menyatakan bahwa pihaknya berterima kasih kepada FIFA yang mengakomodasi kemauan Indonesia sebagai tuan rumah untuk menunjukkan jati diri melalui maskot.

Dengan merilis maskot, tambah dia, kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 semakin matang. Sebelumnya, logo diluncurkan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus.

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menambahkan, launching itu penting bagi Indonesia untuk meyakinkan dunia, khususnya FIFA, tentang kesiapan menjadi tuan rumah. ”Bahwa Indonesia mampu melaksanakan ajang besar ini,” katanya.

Sebagai tuan rumah, sambung dia, pihaknya menegaskan akan menyiapkan segala sesuatu sesuai dengan kebutuhan. ”Kami akan memberikan kesan yang baik supaya bisa menjadi kenangan bagi 23 negara lainnya yang datang,” ujarnya.

Direktur Turnamen FIFA Jaime Yarza puas atas peluncuran maskot tersebut yang merepresentasikan Indonesia. Menurut dia, maskot itu menunjukkan rasa hormat dengan budaya dan orang-orang Indonesia. ”Maskot resmi akan menarik penonton yang lebih muda yang akan menjadi fondasi kukuh dalam pengembangan bintang muda sepak bola di seluruh dunia,” katanya.

Selain itu, Jaime mengapresiasi dukungan pemerintah Indonesia. ”Sebagai balasannya, kami akan menyajikan penyelenggaraan Piala Dunia yang fantastis,” tegasnya.

Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia dijadwalkan berlangsung pada 20 Mei–11 Juni 2023. Indonesia sudah menyiapkan enam stadion di enam kota. Sebanyak 24 tim akan berlaga di ajang tersebut, termasuk tim nasional (timnas) Indonesia U-20 yang tadi malam memastikan diri lolos ke Piala AFC U-20.

Perihal venue, Menpora Zainudin menyatakan bahwa pada dasarnya Indonesia siap sejak 2021. Namun, karena pandemi, penyelenggaraan ditunda hingga 2023. Dia tak menampik perihal stadion yang masih harus ada perbaikan.

Namun, dia menggaransi perbaikan bersifat minor, bukan mayor. ”Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) sekarang sudah melakukan tugasnya. Sebagaimana diketahui, penyelenggaraan tanggung jawab saya, timnas tanggung jawab ketua umum (PSSI), dan infrastruktur PUPR,” bebernya.

PIALA DUNIA U-20 2023 DALAM ANGKA

Jadwal: 20 Mei–11 Juni 2023

1: Ini kali pertama Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
6: Ada enam stadion yang digunakan. Yakni, Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Jakabaring (Palembang), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Manahan (Solo), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), dan Stadion Kapten I Wayan Dipta (Gianyar, Bali).
6: Argentina sebagai negara tersukses dengan meraih enam kali juara (1979, 1995, 1997, 2001, 2005, 2007).
23: Perhelatan di Indonesia merupakan edisi Piala Dunia U-20 ke-23.
24: Negara peserta yang tampil, termasuk Indonesia sebagai tuan rumah.

 

 

 

Reporter: JPGroup

Update