Kamis, 22 Januari 2026

Liverpool Kena Rujak Crystal Palace 0-3, Tersingkir dari Piala Carabao

Berita Terkait

Liverpool tersingkir dari Piala Carabao. (ESPN)

batampos – Liverpool kembali harus menelan hasil pahit. Tim asuhan Arne Slot tersingkir dari Piala Carabao setelah takluk 0-3 dari Crystal Palace pada laga putaran keempat di Anfield, Rabu malam waktu setempat.

Dua gol Ismaila Sarr dan satu gol tambahan dari Yeremy Pino memastikan langkah Palace ke perempat final sekaligus memperpanjang rentetan buruk The Reds yang kini telah kalah enam kali dari tujuh pertandingan terakhir di semua kompetisi.

Slot melakukan rotasi besar dengan menurunkan 10 pemain berbeda dari skuad utama, sebuah keputusan yang justru berujung petaka. Keputusan itu berbanding terbalik dengan hasil di lapangan, karena Palace tampil jauh lebih efektif dan disiplin di sepanjang pertandingan.

Arne Slot kini berada di bawah tekanan setelah Liverpool gagal tampil konsisten sejak kekalahan pertama mereka musim ini, yang ironisnya juga datang dari Palace di ajang Premier League bulan lalu.

Crystal Palace tampil percaya diri sejak awal. Kiper muda Freddie Woodman, yang menjalani debutnya untuk Liverpool, sempat melakukan beberapa penyelamatan penting dari peluang Will Hughes dan Sarr, tetapi tekanan tim tamu akhirnya berbuah hasil.

Pada menit ke-41, upaya Joe Gomez untuk memotong bola justru berubah menjadi umpan matang bagi Sarr yang dengan tenang menaklukkan Woodman untuk membawa Palace unggul 1-0.

Empat menit berselang, kesalahan lini belakang Liverpool kembali dimanfaatkan Palace. Sarr bekerja sama dengan Yeremy Pino melalui umpan satu-dua cepat yang diakhiri sontekan Sarr untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Dua gol cepat itu membuat Anfield terdiam, sementara tim tamu semakin nyaman mengontrol tempo permainan.

Memasuki babak kedua, Liverpool berusaha meningkatkan intensitas serangan. Namun, rotasi besar yang dilakukan Slot membuat permainan mereka tidak solid. Rio Ngumoha dan Kieran Morrison sempat memiliki peluang, tetapi penyelesaian akhir mereka belum mampu menembus pertahanan Palace.

Di sisi lain, Sarr kembali menjadi ancaman sebelum ditarik keluar setelah satu jam pertandingan, memberi kesempatan bagi Palace menjaga energi menghadapi laga Premier League berikutnya.

Harapan Liverpool untuk bangkit semakin sirna ketika bek muda Amara Nallo, yang baru masuk dari bangku cadangan, menerima kartu merah langsung pada menit ke-79 setelah melanggar Justin Devenny. Bermain dengan 10 pemain, tuan rumah semakin kesulitan membendung serangan Palace.

Di menit ke-88, Yeremy Pino memastikan kemenangan tim tamu. Pemain sayap asal Spanyol itu menuntaskan serangan balik cepat dengan tembakan akurat ke sudut kanan gawang Woodman. Gol tersebut menjadi penutup bagi performa dominan Palace dan mempertegas keunggulan mereka atas Liverpool di tiga pertemuan musim ini — termasuk kemenangan di Community Shield dan Premier League.

Bagi Palace, kemenangan ini menjadi bukti konsistensi di bawah arahan Oliver Glasner, yang kini membawa timnya melangkah ke delapan besar Carabao Cup dan menjaga peluang meraih trofi kedua dalam dua musim terakhir. Sementara bagi Liverpool, kekalahan ini memperpanjang periode sulit yang telah membayangi mereka sepanjang Oktober, dengan pertanyaan besar yang kini mengarah kepada keputusan rotasi Arne Slot dan ketidakstabilan tim di semua lini.

Liverpool akan mencoba bangkit saat menghadapi lawan berikutnya di Premier League akhir pekan ini, tetapi tersingkirnya mereka dari Carabao Cup menandai berakhirnya satu peluang untuk menambah koleksi gelar musim ini. Bagi Crystal Palace, kemenangan 3-0 di Anfield menjadi bukti nyata bahwa mereka kini bukan lagi sekadar kejutan, melainkan kekuatan yang semakin solid di kompetisi Inggris. (*)

 

Update