
batampos – Liverpool memulai langkah mereka di Premier League 2025/2026 dengan kemenangan 4-2 atas Bournemouth di Anfield. Hasil ini tentu memberi dorongan positif bagi tim asuhan Arne Slot, manajer anyar yang dipercaya melanjutkan tradisi juara di Merseyside.
Namun di balik kemenangan tersebut, muncul pertanyaan besar: apakah The Reds benar-benar siap mempertahankan gelar Premier League? Meski berhasil meraih tiga poin, Liverpool tidak tampil sempurna.
Pertahanan mereka terlihat rapuh, terutama ketika Bournemouth mampu memanfaatkan celah untuk mencetak dua gol. Pasangan bek tengah Virgil van Dijk dan Ibrahima Konaté beberapa kali terlihat goyah. Menurut laporan dari Sports Mole, performa Konaté khususnya mendapat sorotan karena kerap kalah dalam duel penting.
Di lini serang, debut Hugo Ekitike mencuri perhatian dengan gol perdananya. Federico Chiesa yang masuk dari bangku cadangan juga langsung memberi dampak lewat gol penutup.
Namun, kedalaman skuad menjadi catatan. Arne Slot disebut tidak punya banyak opsi pengganti di bangku cadangan, apalagi setelah hengkangnya Darwin Nunez dan Luis Diaz, serta tragedi yang merenggut nyawa Diogo Jota.
Ekspektasi terhadap Liverpool musim ini cukup tinggi. Pakar transfer David Lynch menyebut, Slot baru bisa diharapkan mempertahankan gelar jika klub menuntaskan rekrutan besar yang mereka incar.
“Kalau mereka mendapatkan pemain seperti Alexander Isak dan Marc Guehi, Liverpool akan punya skuad terbaik di Premier League,” ujar Lynch, dikutip dari Sports Mole.
Kedua target itu diyakini bisa menutup lubang di lini depan dan lini pertahanan. Isak dari Newcastle United diproyeksikan sebagai penyerang utama baru, sementara Guehi dari Crystal Palace diharapkan memperkokoh jantung pertahanan. Namun hingga saat ini, kesepakatan transfer keduanya belum juga tercapai.
Liverpool sebenarnya sudah melakukan perombakan signifikan sejak bursa transfer dibuka. Trent Alexander-Arnold resmi meninggalkan klub, sedangkan Andrew Robertson kini hanya menjadi pemain pelapis. Situasi ini membuat dua dari empat bek utama musim lalu tidak lagi jadi andalan di starting XI.
Kondisi ini memaksa Slot menata ulang sistem pertahanan. Namun, eksperimen itu belum sepenuhnya berjalan mulus. Bournemouth berhasil mengeksploitasi celah di lini belakang dan mencetak dua gol, bukti bahwa Liverpool masih perlu adaptasi.
Meski Liverpool sudah belanja besar, net spend mereka disebut tidak terlalu tinggi. Hal itu diungkap David Lynch yang menilai klub masih punya ruang untuk menambah amunisi.
“Jika melihat pengeluaran mereka, sebenarnya cukup signifikan. Tetapi dari sisi net spend, mereka masih kalah dibanding beberapa klub Premier League lainnya,” kata Lynch.
Liverpool sudah menghasilkan lebih dari 200 juta Poundsterling atau setara Rp 4 triliun, dari hasil penjualan pemain musim panas ini. Beberapa nama besar hengkang, termasuk Darwin Nunez dan Luis Diaz.
Bek muda Ben Doak juga dilepas ke Bournemouth dengan mahar 25 juta Poundsterling, setara Rp 500 miliar. Dana ini memungkinkan The Reds untuk bergerak lagi di pasar transfer sebelum bursa ditutup.
Kehilangan Nunez, Diaz, dan Jota, membuat Liverpool kehilangan kedalaman serangan. Meski Chiesa tampil baik di laga perdana, masa depannya sempat diragukan karena rumor transfer.
Kini dengan kepastian dia bertahan, Slot masih membutuhkan tambahan setidaknya satu penyerang agar rotasi lini depan tetap kompetitif.
Kombinasi Chiesa, Ekitike, dan Mohamed Salah memang menjanjikan, tetapi risiko cedera atau kelelahan bisa jadi masalah di musim panjang Premier League. Apalagi Slot juga harus memikirkan jadwal padat di Liga Champions dan kompetisi domestik lainnya.
Sebagian pengamat menyebut musim ini bisa menjadi periode transisi bagi Liverpool. Banyaknya wajah baru dan perubahan di lini belakang membuat adaptasi butuh waktu. Namun, Lynch tetap yakin Slot bisa menjaga persaingan di jalur juara.
“Liverpool masih akan jadi penantang gelar. Mereka punya kualitas luar biasa, meski mungkin tidak akan start sebaik musim lalu,” ucap Lynch.
Musim 2024/2025 lalu, Liverpool mengawali dengan tujuh kemenangan dari delapan laga pertama. Konsistensi seperti itu mungkin sulit diulang dengan kondisi skuad saat ini.
Meski begitu, kualitas individu dan kedalaman lini tengah dengan adanya Dominik Szoboszlai, Alexis Mac Allister, serta tambahan Florian Wirtz tetap menjadi modal besar.
Arsenal dan Manchester City masih dianggap pesaing utama. Namun, Lynch menilai keduanya tidak dalam kondisi terbaik. City disebut tidak akan terlalu dominan seperti musim-musim sebelumnya, sementara fans Arsenal sendiri kurang puas dengan aktivitas transfer klub sejauh ini.
Hal ini membuka peluang bagi Liverpool untuk kembali mempertahankan mahkota juara. Jika Isak dan Guehi berhasil direkrut, The Reds berpotensi menjadi tim paling komplet di liga.
Kemenangan atas Bournemouth memang memberi awal positif bagi Arne Slot. Namun, pertandingan itu juga menyingkap banyak pekerjaan rumah, terutama di sektor pertahanan dan kedalaman lini depan.
Dengan bursa transfer yang masih terbuka hingga akhir Agustus, semua harapan fans kini tertuju pada langkah akhir manajemen Liverpool. Apakah Slot mampu mempertahankan gelar Premier League di musim perdananya?
Jawabannya akan sangat bergantung pada siapa saja yang akan bergabung sebelum jendela transfer ditutup. Yang jelas, Liverpool tetap jadi kandidat utama juara, meski jalan mereka tidak akan mudah. (*)
