Rabu, 24 Juli 2024

Lewis Hamilton Menangis Setelah Menaklukkan Silverstone

Berita Terkait

Lewis Hamilton tak bisa menahan perasaan bahagianya hingga menangis setelah menjuarai GP Inggris di Sirkuit Silverstone. (Daily Mail)

batampos – Ada air mata kebahagiaan dan kelegaan bagi Lewis Hamilton setelah favorit tuan rumah itu meraih kemenangan pertamanya sejak 2021 di Grand Prix Inggris.

Hamilton menaklukkan perubahan kondisi untuk mendapatkan kembali keunggulan dari rekan senegaranya Lando Norris, yang berakhir di urutan ketiga di belakang pemimpin kejuaraan Red Bull, Max Verstappen. Hamilton sangat cerdik dalam mengatur waktu pitstop-nya setelah hujan lebat di Silverstone.

Dan, setelah 945 hari yang panjang, Hamilton akhirnya mengambil bendera kotak-kotak alias finis terdepan untuk 104 kalinya sepanjang karier membalap di F1.

“Saya tidak bisa berhenti menangis,” kata Hamilton setelah menyeka air matanya dengan handuk. “Sejak tahun 2021 setiap hari saya bangkit untuk berjuang, berlatih untuk fokus pada tugas dan bekerja sekeras yang saya bisa dengan tim yang luar biasa ini,” ujar Hamilton, dilansir Daily Mail.

“Ini adalah balapan terakhirku di sini, bersama tim yang luar biasa ini dan saya ingin memenangkannya untuk mereka. Saya selamanya berterima kasih kepada semua orang di tim ini,” paparnya.

“Semua penggemar kami yang luar biasa, saya dapat melihat Anda putaran demi putaran saat saya melaju dan tidak ada perasaan yang lebih besar selain finis di posisi terdepan di sini.”

Kemenangan tersebut merupakan rekor kesembilan Hamilton di Silverstone, yang membuat Union Jack berkibar saat prosesi kehormatan di atas podium.

Fakta itu membuat Hamilton tak bisa menahan air mata saat dia mengucapkan terima kasih kepada teknisi balapnya Pete Bonnington dan bos Mercedes Toto Wolff dalam balapan kandang terakhirnya bersama tim sebelum dia pindah ke Ferrari mulai awal musim depan.

“Ini sangat sulit bagi siapa pun, tetapi yang terpenting adalah bagaimana Anda terus bangkit dan berusaha lebih keras, bahkan ketika Anda merasa seperti berada di titik terbawah,” kata Hamilton tentang perjuangannya selama beberapa musim terakhir.

“Pasti ada hari-hari sejak tahun 2021, di mana saya merasa tidak cukup baik atau tidak bisa kembali ke posisi saya saat ini.”

“Tapi, yang terpenting adalah saya punya orang-orang hebat di sekitarku. Orang yang terus mendukungku dan timku. Setiap kali saya datang dan menemui mereka dan melakukan upaya yang benar-benar mendorong saya untuk melakukan hal yang sama,” tutup Hamilton. (*)

SourceJPGroup

Update