Minggu, 25 Januari 2026

Lewati Rekor Cristiano Ronaldo di Real Madrid, Kylian Mbappe Justru Dapat Kritik

Berita Terkait

Cristiano Ronaldo yakin bahwa Kylian Mbappe bakal sukses bersama Real Madrid. (Instagram/@k.mbappe)

batampos – Kylian Mbappe baru saja mencatatkan prestasi luar biasa di musim debutnya bersama Real Madrid. Ia berhasil melampaui torehan gol Cristiano Ronaldo pada musim pertamanya di Santiago Bernabeu. Meski begitu, kritik terhadap bintang asal Prancis itu tetap bermunculan di tengah sorotan tajam publik.

Pada final Copa del Rey melawan Barcelona akhir pekan lalu, Mbappe mencetak gol ke-34 musim ini, melewati rekor Ronaldo yang mengoleksi 33 gol pada musim 2009-2010. Namun, di balik gemerlap statistik tersebut, tanda tanya besar masih menyelimuti kontribusi Mbappe terhadap permainan kolektif Los Blancos.

Mbappe resmi bergabung dengan Real Madrid pada musim panas 2024 setelah saga transfer panjang yang melibatkan Paris Saint-Germain. Harapan tinggi langsung disematkan padanya, mengingat reputasinya sebagai salah satu pemain terbaik dunia.

Tak butuh waktu lama, penyerang 26 tahun itu langsung menunjukkan ketajamannya. Dari 51 laga di semua kompetisi, ia membukukan 34 gol, termasuk dalam pertandingan El Clasico yang menentukan di final Copa del Rey.

Gol ke-34 Mbappe tercipta lewat tendangan bebas cantik dari luar kotak penalti pada menit ke-70. Padahal, di laga tersebut, ia tidak turun sebagai starter karena baru pulih dari cedera pergelangan kaki. Pelatih Carlo Ancelotti memilih untuk berhati-hati, baru memasukkan Mbappe menggantikan Rodrygo di babak kedua.

Dengan 34 gol, Mbappe tak hanya melewati Cristiano Ronaldo, tetapi juga Ruud van Nistelrooy yang mencetak 33 gol pada musim debutnya di 2006-2007. Kini, Mbappe mengincar rekor milik Ivan Zamorano yang mencetak 37 gol di musim pertamanya bersama Madrid pada 1992-1993. Dengan lima laga tersisa musim ini, peluang Mbappe menulis sejarah baru masih terbuka lebar.

Namun demikian, performa individu yang brilian itu belum sepenuhnya menenangkan kritik yang mengarah kepadanya. Salah satu sorotan terbesar adalah fakta bahwa Real Madrid musim lalu mampu meraih sukses besar tanpa kehadiran Mbappe.

Kehadiran Mbappe di lini depan justru dianggap berdampak pada penurunan performa dua bintang muda Madrid lainnya: Rodrygo Goes dan Vinicius Junior. Rodrygo terlihat kehilangan ketajaman, sementara Vinicius yang musim lalu dominan, kini beberapa kali tampil kurang konsisten.

Tak hanya itu, keberadaan Mbappe membuat Jude Bellingham, salah satu motor serangan Madrid musim lalu, harus bergeser dari posisi favoritnya sebagai gelandang serang nomor 10. Alhasil, performa Bellingham pun turut menurun dibandingkan musim sebelumnya.

Meski Mbappe sudah mempersembahkan satu trofi, yakni UEFA Super Cup pada Agustus lalu, Real Madrid mengalami kekecewaan besar dengan kegagalan di Liga Champions dan Copa del Rey. Saat ini, mereka juga tertinggal empat poin dari Barcelona di klasemen La Liga.

Situasi ini membuat pertanyaan besar bermunculan: apakah Real Madrid benar-benar lebih kuat dengan kehadiran Mbappe? Atau justru mereka harus menemukan keseimbangan baru untuk mengakomodasi superstar yang satu ini?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan semakin mengemuka, mengingat Los Blancos masih punya satu duel El Clasico lagi pada 11 Mei mendatang. Laga itu bisa menjadi penentu siapa yang akan meraih gelar La Liga musim ini.

Dalam dunia sepak bola, tak ada yang lebih rumit daripada membangun harmoni di antara para pemain bintang. Kylian Mbappe jelas menunjukkan kualitas individunya lewat rekor gol yang ia pecahkan. Namun, Real Madrid bukan hanya tentang statistik pribadi — klub ini dibangun di atas tradisi kolektivitas dan kejayaan bersama.

Dengan lima laga tersisa, termasuk El Clasico krusial, Mbappe masih punya peluang membungkam kritik dan membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar pencetak gol ulung, tapi juga sosok yang mampu membawa Los Blancos ke tangga juara.

Apakah Mbappe akan benar-benar menjadi legenda baru Bernabeu, atau justru tetap menjadi perdebatan, jawabannya tinggal menunggu waktu. (*)

Sumber BeritaJPGroup

Update