Sabtu, 25 April 2026

Kylian Mbappe Mainkan Laga ke-100 Bersama Real Madrid

Berita Terkait

Penyerang Real Madrid Kylian Mbappe. (ANTARA/X/RealMadrid)

batampos – Kylian Mbappe akan mencatatkan penampilan ke-100 dalam karirnya bersama Real Madrid saat menghadapi Real Betis di Stadion La Cartuja pada Sabtu (25/4).

Meski menjadi momen spesial, Kylian Mbappe dituntut untuk tampil disiplin. Pasalnya, satu kartu kuning dalam pertandingan itu akan membuatnya harus absen pada laga krusial El Clasico melawan Barcelona pada 11 Mei akibat akumulasi kartu. Saat ini, kapten tim nasional Prancis itu telah mengoleksi empat kartu kuning di kompetisi La Liga.

Sejak bergabung dengan Real Madrid pada Juni 2024, Kylian Mbappe langsung menjadi pilar utama di lini serang. Pemain berusia 27 tahun itu telah mencetak 85 gol dan menyumbang 23 asis di semua kompetisi.

Sementara itu, performanya di Liga Spanyol juga impresif dengan torehan 24 gol yang membuatnya berada di jalur peraih gelar top skor La Liga musim ini. Mbappe unggul tiga gol dari penyerang Mallorca Vedat Muriqi.

Namun, keberhasilan individu Mbappe belum sepenuhnya diiringi prestasi tim. Sejauh ini, Real Madrid hanya mampu meraih dua trofi sejak kedatangannya, yakni UEFA Super Cup dan Intercontinental Cup pada 2024. Mbappe juga ikut mencetak gol di kedua laga final itu.

Di sisi lain, Los Blancos menghadapi ancaman mengakhiri musim tanpa gelar besar untuk kedua kalinya secara beruntun. Real Madrid tertinggal sembilan poin dari Barcelona di puncak klasemen La Liga dengan enam pertandingan tersisa.

Selain itu, Real Madrid juga telah tersingkir dari kompetisi Eropa setelah kalah agregat 6-4 dari Bayern Munchen di babak perempat final Liga Champions UEFA. Kekalahan itu memperpanjang penantian Mbappe untuk meraih trofi Liga Champions sepanjang karirnya.

Ironisnya, mantan klubnya Paris Saint-Germain (PSG) justru berhasil menjuarai kompetisi itu untuk pertama kalinya setelah kepergian Mbappe ke Spanyol. Menanggapi kegagalan itu, dalam wawancara yang dikutip dari ESPN, Mbappe menyampaikan tekadnya untuk bangkit.

”Ini mengecewakan tersingkir dari kompetisi sebesar ini, tetapi kami harus melihat ke depan. Kami harus melakukan evaluasi agar tidak mengulang kekecewaan ini lagi,” ujar Mbappe usai kekalahan 4-3 di markas Bayern pada 16 April.

Mbappe bahkan optimistis kemenangan yang akan diraih timnya akan terjadi dalam waktu dekat. ”Kami tidak akan pernah menyerah. Di Madrid, kegagalan bukanlah pilihan. Saya janjikan satu hal, kami akan kembali menang dan itu akan terjadi dalam waktu dekat,” kata Mbappe.

Setelah musim bermainnya bersama klub berakhir, Mbappe dijadwalkan memimpin tim nasional Prancis di ajang Piala Dunia 2026 musim panas ini.(*)

ReporterJPGroup

Update