Sabtu, 1 Oktober 2022

Kuburan bagi Ganda Putra Indonesia, Hanya Fajar/Rian yang Tersisa

Berita Terkait

Batam Juara Umum Kejurprov PBSI Kepri

Guangzhou jadi Tuan Rumah World Tour Finals 2022

Nagelsmann Diminta Tepikan Gaya yang Fashionable

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto lolos ke perempat final Japan Open 2022. (Humas PP PBSI)

batampos – Babak kedua Japan Open 2022 menjadi kuburan bagi ganda putra Indonesia. Ada empat pasangan yang tumbang di Maruzen Intec Arena Osaka, Kamis (1/9).

Empat andalan Indonesia yang kandas di babak 16 besar turnamen Super 750 itu adalah unggulan pertama Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Lalu unggulan ketiga Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, juara All England 2022 Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, dan juara dunia junior 2019 Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.

Untunglah wajah ganda putra Indonesia diselamatkan oleh Fajar/Rian. Pada babak kedua, Fajar/Rian mengandaskan ganda Thailand Supak Jomkoh/Kittinupong Kedren. Fajar/Rian menang dalam rubber game dengan skor 21-9, 17-21, 21-12.

Fajar/Rian bermain luar biasa pada game pertama. Mereka unggul jauh dalam posisi 8-2, 13-5, dan menutup game pembuka dengan skor 21-9.

Tetapi, pada game kedua, penampilan Fajar/Rian menurun. Mereka terbawa ritme permainan lawan. Fajar/Rian terburu-buru dan banyak mati sendiri. Sempat unggul 14-11 dan 16-14, Fajar/Rian kehilangan momentum dan kandas dengan skor 17-21.

Untunglah pada game ketiga, ganda nomor enam dunia tersebut kembali bermain baik. Mereka tidak pernah sekalipun tertinggal dalam pengumpulan angka. Fajar/Rian memimpin dengan skor 11-3 dan memungkasi laga dengan skor nyaman 21-12.

“Pertama Alhamdulillah bersyukur diberikan kelancaran dan kemenangan dalam pertandingan hari ini,” ucap Fajar dalam siaran pers PP PBSI.

“Di game pertama, sangat nyaman bermainnya. Sementara di game kedua kami ingin buru-buru dengan mempercepat tempo. Tetapi malah banyak melakukan kesalahan sendiri.”

“Di game ketiga kami coba fokus lagi, melakukan serangan-serangan. Tetapi dengan tempo yang lebih pelan. Saya sebagai pemain depan banyak mencari peluang, memancing lawan untuk Rian mendapatkan serangan,” tambah Fajar.

Pada perempat final besok, Fajar/Rian akan berhadapan dengan ganda Tiongkok Liang Weikeng/Wang Chang. Pada babak kedua hari ini, Liang/Wang mengandaskan Hendra/Ahsan dalam straight game, 21-18 dan 21-16.

“Besok persiapan lawan pasangan yang mengalahkan Daddies. Lebih ke jaga kondisi. Kondisi mereka lebih fresh karena tidak main di Kejuaraan Dunia. Tapi itu bukan alasan karena kalau sudah masuk babak 8 besar beda hawanya. Pintar-pintar kami menjaga kondisi,” ucap Fajar.

“Kami tidak terpikir tentang hal lain, coba fokus pada pertandingan sendiri. Menjadi satu-satunya ganda putra di delapan besar tidak mau kami jadikan beban, malah jadi motivasi untuk memberikan yang terbaik,” imbuh Rian. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Update