Sabtu, 24 Januari 2026

Kontroversi Besar Warnai Kemenangan Barcelona di Son Moix

Berita Terkait

Ferran Torres. (Instagram @ferrantorres)

batampos – FC Barcelona membuka musim La Liga dengan kemenangan di markas Mallorca. Namun laga di Son Moix itu diwarnai kontroversi.

Dilansir dari laman Bein Sports pada Senin (18/8), Gol Ferran Torres pada menit ke-23 memicu protes keras dari pemain dan suporter tuan rumah.

Kontroversi berawal ketika tembakan Lamine Yamal mengenai wajah bek Mallorca, Antonio Raíllo, yang langsung terkapar di kotak penalti.

Para pemain Barcelona sempat ragu apakah harus menghentikan permainan atau melanjutkan serangan. Dalam situasi itu, bola jatuh ke kaki Ferran Torres.

Melihat peluang, Torres melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras ke sudut atas gawang Mallorca dan tidak mampu dijangkau kiper. Meski gol tersebut indah secara teknik, momen itu langsung menjadi bahan perdebatan.

Pemain Mallorca segera mengepung wasit José Luis Munuera Montero, menuntut pertandingan dihentikan karena cedera kepala.

Menurut aturan, insiden benturan di kepala biasanya mengharuskan wasit menghentikan permainan demi keselamatan. Namun, Munuera memutuskan gol tetap sah karena menilai Raíllo tidak mengalami cedera serius.

Keputusan itu memicu protes keras dari pelatih Mallorca, Jagoba Arrasate, yang keluar dari area teknis untuk menyampaikan keberatannya. Gelandang Manu Morlanes bahkan menerima kartu kuning akibat protes berlebihan. Suasana stadion Son Moix pun semakin memanas.

Meski pemain Barcelona merayakan gol dengan hati-hati, keputusan wasit menimbulkan kemarahan besar di tribun penonton.

Gol Ferran Torres tercatat sebagai salah satu momen kontroversial pertama musim ini, mengingat kembali perdebatan tentang bagaimana aturan harus ditegakkan ketika menyangkut potensi cedera kepala. (*)

Sumber BeritaJPGroup

Update