
batampos – Masa depan Lamine Yamal di Barcelona semakin jelas. Bintang muda Spanyol tersebut hampir menyepakati perpanjangan kontrak hingga tahun 2031 menyusul pertemuan positif antara Presiden klub, Joan Laporta, dan agen pemain, Jorge Mendes, pada Senin lalu.
Kontrak Yamal saat ini akan berakhir pada 2026. Namun, manajemen klub telah berupaya memperbarui dan meningkatkan klausul kontraknya selama beberapa bulan terakhir.
Mendes bertemu langsung dengan Yamal di Barcelona pekan lalu, kemudian kembali ke kota itu pada hari Senin untuk membahas rincian akhir kesepakatan dengan pihak klub. Meskipun beberapa detail akhir masih perlu diselesaikan, sumber-sumber yang dekat dengan klub dan sang pemain mengonfirmasi bahwa pertemuan tersebut berjalan lancar.
Yamal, yang akan genap berusia 18 tahun pada 13 Juli mendatang, secara terbuka telah menyatakan keinginannya untuk tetap berseragam Blaugrana, klub tempat ia mencatatkan lebih dari 100 penampilan tim utama. Yamal menandatangani kontraknya saat ini pada tahun 2023. Namun, karena usianya saat itu di bawah 18 tahun, ia hanya dapat meneken kontrak berdurasi tiga tahun.
Laporta menegaskan bahwa Yamal akan menerima “perlakuan khusus.” Kontrak barunya tidak hanya akan memperpanjang masa baktinya bersama juara La Liga tersebut, tetapi juga akan memberikan kenaikan gaji signifikan sesuai dengan statusnya di tim asuhan Hansi Flick.
Bahkan, laporan dari ESPN menyebutkan kalau kontrak baru sang winger akan membuatnya menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di tim, melebihi gaji Robert Lewandowski sebesar EUR 33 juta (£ 27 juta/USD 36 juta) per tahun.
Sumber internal menjelaskan bahwa selain peningkatan gaji, kontrak baru Yamal juga akan mencakup serangkaian insentif dan bonus individu yang memungkinkan ia memperoleh penghasilan lebih banyak. Model kontrak semacam ini selalu menjadi preferensi Laporta, baik pada masa jabatan pertamanya sebagai presiden (2003-2010) maupun sejak ia terpilih kembali pada 2021.
Di antara bonus yang menarik, terdapat klausul terkait penghargaan Ballon d’Or. Yamal sudah dianggap sebagai salah satu kandidat untuk memenangkan penghargaan individu paling bergengsi tersebut.
Musim ini, dalam 55 penampilannya, Yamal telah mencetak 18 gol dan membukukan 25 assist. Penampilannya turut membantu Barcelona meraih treble domestik – La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol – pada musim pertama Flick sebagai pelatih. (*)
