Rabu, 28 September 2022

KONI Kepri Jalin Kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan

Berita Terkait

Ketua Umum KONI Kepri Usep RS, didampingi pengurus dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sony Suharsono usai penandatanganan kerjasama, Rabu (21/9). F. Koni Kepri untuk Batam Pos

batampos – KONI Kepri dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaaan (BPJAMSOSTEK/BPJS Ketenagakerjaan) Cabang Batam menjalin kerjasama, Rabu (21/9). Hal ini dilakukan untuk memberikan perlindungan kepada Panitia BP Porprov, para atlet dan ofisial dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi Kepri V 2022 di Bintan.

Kerjasama ini merupakan lanjutan nota kesepahaman BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Nota kesepahaman resmi ditandatangani oleh Direktur Utama BP Jamsostek Anggoro Eko Cahyo dan Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, Senin (12/9).

Kerja sama ini ditindaklanjuti dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BP Jamsostek dengan KONI Pusat dan seluruh KONI di 34 Provinsi serta Pengurus Besar atau Pengurus Pusat 72 Cabang Olahraga (Cabor).

Ketua Umum KONI Kepri Usep RS mengharapkan kerjasama ini tidak terbatas pada event tertentu, seperti penyelenggaraan porprov saja. “Tetapi sepanjang kegiatan KONI Kepri dalam penyelenggaraan Porwil, Pra PON, Kejurnas 2023, pelatda dalam menghadapi PON Aceh-Sumut 202,” katanya.

Dengan demikian, para atlet akan lebih merasa nyaman karena terlindungi jaminan sosial ketenagakejaan dalam bertanding di arena porprov mulai dari berangkat dan sepanjang mengikuti pertandingan sampai kembali ke rumah, dinamin asuransinya, dengan telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, maka ketika atlet, panitia, oficial tenang.

“Menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, maka dapat memberikan keamanan dan kenyamanan pada mereka, terlebih preminya juga cukup murah” tegasnya.

KONI Kepri melalui PB Porprov juga akan berkoordinasi dengan KONI kabupaten/kota terkait pentingnya atlet mendapat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. “Diperkirakan ada sekitar 3000, panitia, atlet, perangkat pertandingan, dan oficial di Porprov V Kepri nanti,” kata Usep.

“Ke depan ini sangat penting. Jadi apabila atlet, ofisial, pelatih, wasit sudah terlindungi dengan masuk Jamsostek. Karena ada BP Jamsostek yang akan memberikan perlindungan,” kata Usep.

Selain jaminan perlindungan kecelakaan kerja, terang Usep, BP Jamsostek juga memberikan jaminan hari tua. “Dengan menjadi peserta BP Jamsostek, atlet bisa mempersiapkan dari sekarang untuk masa depannya,” kata Usep.

“Sehingga, saat usia sudah lanjut dan sudah tidak sebagai atlet, kehidupannya akan terjamin,” tegasnya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sony Suharsono mengatakan dengan membayar premi yang berlaku selama 3 bulan dari mulai pendaftaran bila mengalami insiden cedera akan mendapatkan perawatan hingga mereka sembuh tanpa ada batas plafon biaya. “Ini sama dengan peserta sektor formal dan informal, para atlet panitia pun perlu mendapatkan perlindungan secara penuh sampai sembuh tanpa ada plafon biaya,” ujar Sony.

Menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan/BPJAMSOSTEK dan membayar premi per orang sebesar Rp16.800 pe rbulan, maka sudah bisa mendapatkan jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKm). “Bagi peserta yang meninggal, maka anak yang ditinggalkan berhak mendapatkan beasiswa dari TK hingga perguruan tinggi dan ditanggung hingga dua orang tua,” jelas Sony.

Ketua Bidang Kesehatan PB Porprov Syawaludin menambahkan, bahwa KONI Kepri sudah beberapa kali event selalu bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan. “Baik Porprov 2018 Tanjungpinang, PON Papua 2021, dan kegiatan lainnya,” paparnya.

“Alhamdulillah semua lancar dan dari BPJS (Jamsostek) lancar dan di tangani dengan baik dan selama ini belum pernah ada penanganan yang serius,” ujar Syawaludin.

“Sekarang tidak ada alasan tidak diikutkan asuransi, apalagi biaya preminya murah 16.800/orang. Melalui kerja sama ini juga akan sangat membantu kami memberikan pelayanan terbaik pada para atlet, panitia dan oficial,” ucap Bendahara Koni Kepri Rini Elfina. (*)

 

 

Reporter: RYAN AGUNG

Update