Rabu, 24 Juli 2024

Kejutan, Slowakia Bekuk Belgia 1-0 di Piala Eropa

Berita Terkait

Selebrasi pemain Slowakia usai mencetak gol lawan Belgia dalam pertandingan Grup E Piala Eropa 2024 pada Selasa (18/6). (UEFA/AFP/Antara)

batampos – Kejutan terjadi di Grup E saat Slowakia mengalahkan Belgia 1-0 dalam pertandingan Grup E Piala Eropa 2024 di Deutsche Bank Park, Frankfurt, Selasa (18/6) dini hari WIB.

Gol tunggal dicetak Ivan Schranz pada awal babak pertama. Meski mendominasi penguasaan bola, Belgia kesulitan mengubah peluang menjadi gol.

Hasil itu membuat Slowakia menempati peringkat dua klasemen Grup E dengan tiga poin. Skuad Francesco Calzona hanya kalah selisih gol dari Rumania yang menang 3-0 atas Ukraina dalam laga pembuka grup. Belgia menempati peringkat tiga dengan Ukraina di dasar grup, demikian laman UEFA seperti dilansir dari Antara.

Belgia langsung mendapatkan peluang saat laga baru berjalan tiga menit. Romelu Lukaku menyambut umpan terobosan Kevin De Bruyne. Tinggal berhadapan dengan Martin Dubravka, sepakan Lukaku malah digagalkan.

Dua menit kemudian Lukaku mendapatkan peluang emas, tapi sontekannya kembali digagalkan Dubravka. Slowakia justru mencetak gol pada menit ke-7 lewat serangan pertamanya.

Diawali sepakan Juraj Kucka yang ditepis Koen Casteels, bola rebound disambar Ivan Schranz untuk membawa timnya unggul 1-0.

Gol itu sempat ditinjau VAR karena ada dugaan Kucka sudah offside. Namun, akhirnya gol disahkan karena bek Belgia Zeno Debast membuat posisi Kucka onside.

Setelah gol itu, Belgia langsung membombardir pertahanan Slowakia. Tapi buruknya penyelesaian akhir membuat peluang sulit dikonversi menjadi gol.

Pada menit ke-21, Leandro Trossard memberikan ancaman lewat sepakan dari luar kotak penalti, tapi bola melambung tinggi di atas mistar gawang. Slowakia hampir menggandakan kedudukan pada menit ke-31. Namun, sepakan Lukas Haraslin ditepis Casteels.

Lima menit berselang sundulan Amadou Onana yang menyambut sepak pojok berhasil ditangkap Dubravka. Gawang Slowakia kembali selamat setelah sepakan voli Haraslin pada menit ke-40 ditepis kiper.

Belgia menaikkan intensitas serangan pada babak kedua. Mereka sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-55 lewat Lukaku. Lukaku mencocor bola sepak pojok De Bruyne dari jarak dekat. Namun, VAR menganulir gol itu karena Lukaku sudah offside.

Belgia benar-benar tidak beruntung ketika Johan Bakayoko yang baru masuk sebagai pengganti membuat peluang emas pada menit ke-62. Belgia sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-86. Openda menaklukkan lawannya dan mengirimkan umpan tarik yang disambut sepakan kaki kiri Lukaku, yang menjebol jala Dubravka.

Selebrasi Belgia usai menyamakan skor cuma bertahan sebentar karena VAR menganulir gol tersebut. Gol itu dianulir karena Openda dianggap handball saat menerima umpan lambung dari rekannya. (*)

SourceJPGroup

Update