Senin, 26 Januari 2026

Kejutan! Fajar/Fikri Sukses Sabet Gelar China Open 2025

Berita Terkait

Fajar/Fikri berhasil menjuarai China Open 2025. (Dok: PBSI)

batampos – Kejutan besar datang dari wakil Indonesia di China Open 2025. Pasangan coba-coba dari sektor ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri secara luar biasa sukses keluar sebagai juara dalam turnamen BWF World Tour Super 1000 tersebut.

Fajar/Fikri yang menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa sejak babak semifinal, menunjukkan penampilan apik saat menghadapi Aaron Chia/Soh Wooi Yik di final China Open.

Mereka mampu menang dua gim langsung dengan skor 21-15, 21-15 dalam waktu 35 menit pada Minggu (27/7).

Penampilan yang ditunjukkan Fajar/Fikri di Olympic Sports Centre Gymnasium, Beijing, China, memang luar biasa. Datang sebagai pasangan yang bukan duet asli, mereka justru mampu menggebrak dan mendominasi ketimbang Aaron/Soh sejak awal pertandingan.

Fajar/Fikri langsung coba menekan dan mengontrol jalannya pertandingan dengan keunggulan telak 7-1 pada gim pertama.

Duet racikan Antonius Budi Ariantho itu kemudian memperlebar keunggulannya jadi 11-2 saat interval.

Usai jeda semenit, Fajar/Fikri sempat lengah. Mereka kedodoran sehingga pasangan Malaysia mengejar ketertinggalannya menjadi 15-18.

Tapi, duet Indonesia pada akhirnya berhasil menutup gim pertama dengan skor 21-15.

Pada gim kedua, Fajar/Fikri kembali mengawali pertandingan dengan dominasi. Keunggulan 4-1 mampu dibuka oleh duet binaan PB SGS PLN Bandung tersebut berkat kesalahan yang dilakukan oleh Soh Wooi Yik.

Keunggulan telak membuat Fajar/Fikri makin percaya diri. Mereka terus menjauhkan keunggulan jadi 9-5, untuk kemudian mengubahnya menjadi 11-6 saat mencapai interval gim kedua.

Dominasi Fajar/Fikri tak mampu dicegah oleh Aaron/Soh. Malah, mereka melaju semakin jauh karena lawannya banyak melakukan kesalahan sendiri hingga unggul 14-7.

Fajar/Fikri pun akhirnya berhasil menutup gim kedua dengan kemenangan 21-15 sekaligus memastikan gelar China Open 2025. Duet ganda putra yang sebenarnya hanya coba-coba, justru mampu memberikan gelar BWF World Tour Super 1000 pertama untuk Indonesia pada tahun ini. (*)

Update