
batampos – Liverpool resmi menjadi juara Premier League 2024-2025. Kepastian itu didapatkan setelah The Reds menang dengan skor 5-1 atas Tottenham Hotspur di Anfield, Liverpool pada Senin (28/4) dini hari WIB.
Gol-gol Liverpool ke gawang Tottenham itu diciptakan oleh Luis Diaz (16′), Alexis Mac Allister (24′), Cody Gakpo (34′), Mohamed Salah (63′), dan bunuh diri Destiny Udogie (69′). Sementara gol Tottenham disumbangkan Dominic Solanke (12′).
Statistik laga menunjukkan Liverpool unggul di semua lini atas Tottenham. Liverpool menguasai ball possession hingga 63 persen. Virgil van Dijk dkk membuat 25 tembakan ke gawang Tottenham. Rinciannya delapan on target, delapan off target, dan sembilan diblok.
Sedang Tottenham hanya membuat sekitar sepertiga tembakan ke gawang Liverpool. Klub asal London itu menghasilkan delapan tembakan. Tiga on target, tiga off target, dan dua diblok.
Nah, victory atas Tottenham ini membuat Liverpool mengemas 82 poin setelah menjalani 34 pekan di Liga Inggris. Capaian tiga poin ini membuat Liverpool unggul 15 poin atas Arsenal yang duduk di posisi kedua (67-82).
Musim ini hingga pekan ke-34, Liverpool membuat 25 kali kemenangan, tujuh hasil imbang, dan dua kali kalah. Juara Liga Champions enam kali itu membuat 80 gol dan kebobolan 32 gol.
Juara musim 2024-2025, Liverpool kini telah jadi juara Liga Inggris sebanyak 20 kali. Angka 20 itu menyamai capaian Manchester United.
Keberhasilan Liverpool memenangkan gelar ke-20 mereka dalam ajang Liga Inggris musim 2024/2025. Ini sungguh mengesankan sekaligus tidak terduga bagi pencinta sepak bola seluruh dunia.
Tak banyak yang memperkirakan bahwa Liverpool akan pulih begitu cepat setelah kepergian seorang peracik taktik yang jenius seperti Jurgen Klopp di pinggir lapangan. Terutama dengan pelatih Eredivisie yang kurang berpengalaman menggantikan posisinya.
Namun, Arne Slot dan para pemain yang ada telah membuktikan konsistensi mereka. Sementara para pemain dari tim pesaing Liga Inggris lain goyah dan dipenuhi ketidakkonsistenan di musim ini.
Sejak awal, Liverpool tahu musim ini bisa jadi istimewa, dan itu pun terjadi. Musim ini dipenuhi dengan momen-momen luar biasa, baik pencapaian kolektif maupun individu dan tak seorang pun dapat membantah bahwa The Reds memang pantas mendapatkan gelar juara. (*)
