Jumat, 3 April 2026

Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Istri Alessandro Bastoni ‘Dirujak’ Netizen

Berita Terkait

Alessandro Bastoni. (Dok. Instagram/@alessandrobastoni)

batampos – Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Kegagalan lolos Piala Dunia kali ketiga beruntun setelah sebelumnya pada Piala Dunia 2018 dan Piala Dunia 2022.

Kartu merah yang diterima Alessandro Bastoni pada menit ke-41 saat melawan Bosnia-Herzegovina di Zenica (1/4) dianggap sebagai awal petaka kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia 2026. Bek Italia asal Inter Milan itu pun harus menerima konsekuensi dari publik negaranya.

Bukan hanya kolom komentar media sosial (medsos) Bastoni yang diteror fans Italia yang kecewa, kolom medsos istrinya, Camilla Bresciani, ikut dipenuhi hujatan. Seperti dilansir dari Corriere dello Sport, setelah Bastoni, Camilla ikut menonaktifkan kolom komentar di medsos.

”Situasi pelik yang dialami Bastoni dan istrinya bisa memberikan alasan baginya untuk menerima tawaran dari FC Barcelona,” tulis La Gazzetta dello Sport.

Bastoni santer bakal dilepas Inter ke Barca musim depan. Meski, kontrak bek 26 tahun itu bersama Inter sejatinya masih sampai Juni 2028.

Gli Azzurri – sebutan timnas Italia– mencatatkan sejarah terkelamnya di Stadion Bilino Polje, Zenica, Rabu (1/4). Gianlugi Donnarumma dkk kalah oleh Bosnia-Herzegovina lewat adu penalti 1-4 (1-1).

Surat kabar Corriere dello Sport dalam headline menyebut, Italia tersingkir tanpa alibi. Itu karena di balik tiga kegagalan Italia lolos Piala Dunia, ada kesalahan individu pemainnya. Seperti kemarin, kartu merah bek Alessandro Bastoni empat menit sebelum turun minum mengubah kendali permainan dan mentalitas para pemain Gli Azzurri.

“Ini menyakitkan, sungguh sangat menyakitkan. Lebih dari sekadar menyakitkan bagiku setelah melihat tim ini benar-benar melakukan yang terbaik dalam beberapa bulan terakhir,” ungkap allenatore Italia Gennaro Gattuso seperti dilansir dari La Gazzetta dello Sport.

“Aku pikir kami pantas mendapatkan lebih dari ini,” tambah pelatih yang baru delapan laga menangani Gli Azzurri atau per 14 Juni 2025.(*)

ReporterJPGroup

Update