Rabu, 25 Mei 2022

Grup Marcus/Kevin Dinilai Lebih Berat Ketimbang Pram/Yere

Berita Terkait

batampos.co.id – Dua ganda putra Indonesia terhindar dari grup yang sama pada turnamen puncak akhir tahun, BWF World Tour Finals 2021.

Dalam undian yang dilakukan BWF di Westin Resort, Nusa Dua, (30/11), Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang menempati seeded pertama berada di Grup A.

Minions itu bergabung bersama andalan Denmak Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, peraih emas Olimpiade Tokyo 2020 asal Taiwan Lee Yang/Wang Chi-Lin, dan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dari India.

Ganda nomor satu dunia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo merayakan keberhasilan menjadi juara Indonesia Open 2021. (Humas PP PBSI)

Sementara itu, ganda muda Pramudya Kusumawardana/Yeremia Rambitan berada di Grup B. Mereka akan berhadapan dengan ganda Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi (Malaysia), dan Christo Popov/Toma Junior Popov (Prancis).

“Melihat hasil undiannya, Marcus/Kevin tidak satu grup dengan Pram/Yere di babak penyisihan grup. Mereka bisa berjuang di grupnya masing-masing dan tidak perlu harus tarung sesama wakil Indonesia di babak awal,” ujar pelatih kepala ganda putra Indonesia Herry Iman Pierngadi dikutip dari siaran pers PP PBSI.

Herry IP menambahkan bahwa Marcus/Kevin berada di grup yang lebih alot. Terutama karena di sana ada Lee/Wang. “Minions bisa disebut berada di grup yang lebih berat dibanding dengan Pram/Yere. Di Grup A, Marcus/Kevin harus bertemu lawan berat, terutama dengan pasangan emas Olimpiade Tokyo, Lee/Wang,” ucap Herry IP.

Namun, bagi coach Naga Api, hal itu wajar. Sebab, ini adalah ajang yang diikuti delapan pasangan terbaik dunia sepanjang tour 2021. “Artinya, persaingannya pasti sangat ketat. Dari babak awal pun pasti sudah berjalan sengit dan tidak mudah,” kata Herry IP.

Untuk itu, Herry pun sudah mewanti-wanti agar anak didiknya selalu siap dan tidak boleh lengah sejak babak awal. “Jadi, ya saya mengingatkan kepada para pemain bahwa harus selalu siap sejak awal. Startnya harus bagus. Mereka harus bisa tampil maksimal sejak awal,” kata Herry IP. (*)

Reporter: PP PBSI

Update