Ganda Putra Pram/Yere Beri Kado Manis untuk Indonesia di Pengujung Ramadan

0
37
Tangkapan layar - Para juara ganda putra Asia 2022. (ANTARA/TVRI)
Tangkapan layar – Para juara ganda putra Asia 2022. (ANTARA/TVRI)

batampos – Ganda putra Indonesia Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan memberikan kado manis untuk Indonesia di hari terakhir bulan suci Ramadan. Mereka mengalahkan pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik di partai final Kejuaraan Asia 2022 Minggu (1/5).

Pasangan peringkat ke-22 ini mengalahkan ganda putra peringkat sembilan dunia itu dalam dua gim langsung 23-21 dan 21-10.

Gim pertama langsung menyajikan aksi serangan dari kedua pasangan. Baik Pram/Yere dan Chia/Soh saling terlibat adu drive hingga smes yang menuntut kejelian kedua pasangan, dikutip dari Antara.

Meski secara teknik wakil Indonesia bisa mengimbangi permainan lawannya, namun Chia/Soh lebih unggul karena secara aktif melakukan serangan pada setiap kesempatan yang dimiliki.

Bahkan ganda putra Malaysia tak segan langsung menyambar bola hasil dari servis Pram/Yere sehingga sulit untuk dihalau. Pramudya/Yeremia yang berada dalam tekanan pun kesulitan membalikkan keadaan dan kerap melakukan kesalahan pengembalian hingga tertinggal 7-12.

Namun pada paruh kedua, giliran Pramudya/Yeremia yang mulai panas dan mampu mengejar ketertinggalan. Pasangan Indonesia semakin mengecilkan jeda skor menjadi 9-12, 10-13, 12-14, hingga akhirnya imbang 18-18.

Persaingan seru terjadi jelang gim poin saat kedua pasangan saling berebut poin penentu kemenangan gim pertama. Keduanya berupaya saling mematikan lawan, namun yang terjadi justru kesalahan pengembalian dan servis.

Setelah sempat imbang 20-20, 21-21, akhirnya Pramudya/Yeremia mendulang dua poin penentu dengan skor akhir menjadi 23-21.

Aksi reli dan drive cepat masih disajikan oleh Pramudya/Yeremia dan Chia/Soh di gim kedua. Namun Pramudya/Yeremia bermain lebih agresif pada awal gim jika dibanding gim pertama.

Hasilnya, Indonesia bisa mencetak keunggulan sejak awal gim dan meninggalkan Chia/Soh. Pramudya/Yeremia unggul 5-1, 9-3, 13-7, dan hingga match point masih mengunci dengan skor 20-10.

Gelar juara ini menjadi satu-satunya gelar yang berhasil diraih Indonesia. Di laga lain, pemain tunggal putra Jonatan Christie gagal menjadi juara setelah tunduk dari jagoan Malaysia, Lee Zii Jia usai kalah 17-21 dan 21-23. (*)

 

Reporter: Antara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini