
batampos – Chelsea resmi mengakhiri kerja sama dengan Enzo Maresca setelah pelatih asal Italia itu memimpin tim dalam 28 pertandingan pada musim 2025/2026. Keputusan tersebut diambil menyusul hasil evaluasi internal klub terhadap performa tim di berbagai kompetisi.
Melalui pernyataan resmi klub, manajemen Chelsea menyampaikan apresiasi atas kontribusi Maresca sejak ditunjuk sebagai pelatih pada musim 2024/2025. Di bawah arahannya, The Blues sukses meraih gelar UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub FIFA.
“Selama masa baktinya di klub, Enzo memimpin tim meraih kesuksesan di UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub FIFA. Prestasi tersebut akan tetap menjadi bagian penting dari sejarah klub, dan kami berterima kasih atas kontribusinya,” tulis Chelsea dalam pernyataan resmi.
Baca Juga: Kondisi Roberto Carlos Stabil Usai 3 Jam Jalani Operasi Jantung di Brasil
Chelsea dan Maresca disebut sepakat bahwa perubahan diperlukan demi meningkatkan performa tim ke depan. Saat ini, The Blues masih berjuang di sejumlah kompetisi krusial, termasuk Liga Inggris dan perebutan tiket Liga Champions.
“Dengan tujuan besar yang masih harus diperjuangkan di empat kompetisi, termasuk kualifikasi Liga Champions, klub dan Enzo percaya bahwa perubahan akan memberi peluang terbaik untuk mengembalikan performa tim musim ini,” lanjut pernyataan tersebut.
Sinyal perpisahan Maresca sebenarnya mulai terlihat usai laga kontra Everton. Saat itu, ia menyebut dirinya mengalami “48 jam terburuk”, sebuah pernyataan yang disebut tidak sepenuhnya mendapat respons positif dari manajemen klub.
Baca Juga: Chelsea Mundur, Liverpool Selangkah Lagi Rekrut Joel Ordonez
Sejumlah laporan juga menyebut adanya gesekan antara Maresca dan manajemen Chelsea, khususnya terkait komunikasi dengan departemen medis serta perbedaan pandangan dalam penanganan dan pemulihan pemain yang mengalami cedera.
Mengutip laporan Daily Mail, Kamis (1/1), Chelsea kini telah menyiapkan sejumlah nama sebagai kandidat pelatih pengganti. Dua sosok yang mencuat adalah Roberto De Zerbi (Marseille) dan Andoni Iraola (Bournemouth).
Chelsea dituntut segera menunjuk pelatih anyar jelang laga Liga Inggris melawan Fulham. Namun, saat menghadapi Manchester City pada Senin (5/1), The Blues dipastikan belum akan didampingi pelatih kepala baru. (*)
