Sabtu, 25 Juni 2022

Diteror Penonton, Ganda Putra Sukses Ciptakan All Indonesian Final

Berita Terkait

Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin berhasil lolos ke final SEA Games 2021. (Humas PP PBSI)

batampos – Indonesia sudah memastikan satu emas di SEA Games 2021 Hanoi. Ini setelah sektor ganda putra, sukses menciptakan All Indonesian Final. Pelatih ganda putra Aryono Miranat mensyukuri hasil yang menggembirakan ini.

“Puji Tuhan ganda putra bisa masuk target. Menyumbang medali emas dan all Indonesian final,” kata Aryono dikutip dari siaran pers PP PBSI.

“Ini sudah sesuai prediksi karena unggulan pertama dan kedua. Tapi tidak mudah, hari ini saya tegang juga. Tetapi sekali lagi Puji Tuhan anak-anak bisa mengatasinya,” tambah Aryono.

“Pesan yang terus saya ingatkan tadi adalah jangan mau kalah, jangan menyerah, selama bola belum jatuh ke lantai terus kejar. Dan semangatnya harus terus naik, jangan turun dan kendur,” kata Aryono lagi.

Dominasi ganda putra dimulai dengan kemenangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin atas ganda tuan rumah, Tuan Duc Do/Hong Nam Pham dengan skor 22-20, 21-16.

Berlaga pada semifinal kemarin (21/5) di Bac Giang Gymnasium, Leo/Daniel sempat kesulitan di game pertama. Mereka mengaku menerapkan pola yang keliru.

“Tidak ada tegang tapi tadi di game pertama kami salah pola dan mainnya terlalu terburu-buru,” ucap Daniel selepas laga.

“Hari ini juga bolanya agak beda, agak lebih kencang. Jadi kita harus adaptasi lagi kontrolnya,” tambah Leo.

Leo/Daniel akhirnya bisa keluar dari tekanan di poin kritis game pertama. Di game kedua, mereka sudah bisa nyaman.

Mengomentari permainan lawan dan juga teror pendukung tuan rumah, Leo/Daniel mengaku senang. “Di poin kritis tadi coba manfaatkan dari servisnya. Kami berdua kan punya keunggulan di servis jadi kita ambil dari situ dan bola satu-duanya,” tutur Leo.

“Lawan tadi defense-nya lumayan bagus, serangannya juga ok. Kami tidak masalah sih, malah senang karena bulu tangkis banyak penontonnya. Bagus kan buat promosi,” kata Daniel.

“Mudah-mudahan besok bisa meraih emas,” harap Daniel yang diamini Leo.

Tak lama usai kemenangan Leo/Daniel, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan juga menyusul ke partai puncak.

Pramudya/Yeremia mengalahkan ganda Singapura Hee Yong Kai Terry/Loh Kean Hean dalam rubber game dengan skor 15-21, 21-17, 21-19.

“Tadi di game pertama kami mainnya rada tidak enak, seperti tidak keluar, tidak tahu kenapa. Sementara lawan terus menekan,” ungkap Pramudya.

“Di game kedua sudah tertinggal lumayan jauh tapi kita cari cara terus untuk menemukan permainan yang pas. Alhamdulillah berhasil. Di game ketiga walau belum terlalu enak tapi kita paksa terus,” lanjutnya.

Ada tekanan dan beban sepanjang pertandingan yang dirasakan Juara Asia 2022 ini.

“Ini pertama kali ikut SEA Games dan tanding di semifinal, ada tekanan dan tegang yang lumayan. Jadi mainnya ragu-ragu dan banyak mati sendiri,” jelas Yeremia.

Menciptakan All Indonesian Final, Pramudya/Yeremia merasa bahagia dan bersyukur.

“Senang bisa menciptakan All Indonesian final tapi besok kita bakal bersaing lebih ketat. Lawan teman sendiri dan sudah sama-sama tahu pola permainan masing-masing, mungkin besok akan sama kuat,” ucap Pramudya. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Update