Kamis, 22 Januari 2026

Direktur Barcelona Deco Tutup Pintu untuk Kepulangan Lionel Messi

Berita Terkait

Kapten Inter Miami FC Lionel Messi. (Dok.Inter Miami)

batampos – Kunjungan mendadak Lionel Messi ke Spotify Camp Nou beberapa minggu lalu sempat mengguncang dunia sepak bola. Tanpa pemberitahuan kepada klub, Messi muncul di stadion yang baru direnovasi itu dan mengunggah foto-fotonya di media sosial.

Bagi para pendukung Barcelona, momen ini seperti sinyal samar: mungkinkah sang legenda kembali untuk satu babak terakhir?

Namun harapan itu langsung dipadamkan. Melansir Mundo Deportivo, berbicara di Que t’hi jugues, direktur olahraga Barcelona, Deco, menutup rapat pintu untuk kemungkinan Messi kembali sebagai pemain.

Deco: Tidak Pernah Ada Pembicaraan soal Kepulangan Messi

Dalam wawancara tersebut, Deco dengan tegas menolak skenario kembalinya Messi dengan status pinjaman dari Inter Miami, sebuah ide yang sebelumnya juga disebut tidak realistis oleh Joan Laporta.

“Saya rasa itu tidak mungkin karena Leo masih terikat kontrak dan itu bahkan tidak pernah dipertimbangkan. Leo tetaplah Leo dan dia masih bisa berkontribusi; dia pemain hebat, tapi itu bukan sesuatu yang akan kita bicarakan,” tegasnya.

“Situasi saat ini sepenuhnya spekulatif,” tambahnya.

Pernyataan ini menjadi garis tegas bahwa Barcelona tidak melihat opsi mendatangkan Messi lagi dalam kapasitas profesional, setidaknya untuk saat ini.

Messi, Nama yang Tak Pernah Hilang di Camp Nou

Tak mengherankan bahwa nama Messi masih diteriakkan pada menit ke-10 setiap pertandingan Barcelona di Camp Nou. Deco pun memahami betul fenomena itu.

“Leo akan memberikan dampak seumur hidup. Bagi saya, Leo adalah pemain terbaik dalam sejarah klub, bersama Johan [Cruyff] dan Ronnie [Ronaldinho]. Wajar, sebagai pemain generasi ini, untuk tidak melupakan Leo,” ujarnya.

Messi memang meninggalkan warisan yang tak tergantikan. Empat tahun setelah kepergiannya yang penuh air mata, ikatannya dengan publik Camp Nou tetap sedalam dulu.

Soal Lamine Yamal: Beda Generasi, Beda Tekanan

Dalam kesempatan yang sama, Deco juga menanggapi perbandingan antara Messi dan bintang muda Barcelona, Lamine Yamal. Meski keduanya sama-sama fenomenal sejak usia belia, menurut Deco, dinamika perkembangan mereka sangat berbeda.

“Mereka berbeda tahapan, berbeda pemain. Mereka berdua lebih unggul dari yang lain dalam hal persepsi mereka terhadap berbagai hal.”

Deco kemudian menjelaskan lebih jauh konteks yang memengaruhi perjalanan mereka.

“Leo tumbuh di lingkungan di mana ia tidak memiliki tekanan atau kebutuhan untuk menjadi pusat perhatian karena itu bukan waktunya, sementara Lamine tumbuh di lingkungan yang berbeda, di Barça yang sedang dalam tahap rekonstruksi. Leo melakukannya di tim yang sudah mapan, dengan rata-rata usia 26-27 tahun. Leo secara bertahap berhasil masuk ke tim utama.”

Sang mantan gelandang juga mengenang bagaimana ia dulu tertarik menyaksikan Messi muda bermain di tim cadangan.

“Leo membangkitkan rasa ingin tahu; saya pergi menonton tim cadangan untuk melihatnya bermain. Kualitasnya sangat mengesankan.”

Kembalinya Messi ke Barcelona sebagai pemain tampaknya hanya akan tetap menjadi mimpi bagi para pendukung. Deco menegaskan bahwa hal itu tidak berada dalam rencana klub. Meski begitu, nama Messi tetap hidup di Camp Nou. (*)

Sumber BeritaJPGroup

Update