
batampos – Masa depan Lewis Hamilton di ajang Formula 1 (F1) kembali menjadi sorotan usai hasil buruk pada Grand Prix (GP) Hungaria 2025). Pembalap itu pun diragukan akan bertahan di Ferrari.
Dilansir dari laman Crash pada Rabu (6/8), Hamilton diketahui gagal melaju dari sesi kualifikasi kedua (Q2) dan menyelesaikan balapan di luar posisi perolehan poin.
Penampilan mengecewakan tersebut memperpanjang rentetan hasil kurang memuaskan sejak kepindahannya ke tim berlogo kuda jingkrak.
Hamilton belum mampu menunjukkan performa signifikan sejak bergabung dengan Ferrari pada awal musim ini.
Sejauh ini, ia kesulitan tampil kompetitif di hari balapan dan belum mampu menyaingi dominasi pembalap lain dalam perebutan gelar juara dunia. Kondisi ini memicu spekulasi mengenai ketidakcocokan antara Hamilton dan tim yang bermarkas di Maranello itu.
Hamilton menyampaikan pernyataan samar yang menyinggung adanya hal-hal internal yang belum diketahui publik. Hal ini menambah rumor tentang kemungkinan adanya ketegangan dalam hubungan antara pembalap berusia 40 tahun tersebut dan manajemen tim.
Kinerja Hamilton pun terus dibandingkan dengan rekan setimnya terdahulu, George Russell, yang beberapa kali unggul dalam performa.
Sejak kekalahannya dari Max Verstappen dalam perebutan gelar 2021, karier Hamilton cenderung menurun. Selama tiga musim terakhir, ia belum kembali ke level terbaiknya, bahkan saat masih membela Mercedes.
Ferrari diharapkan menjadi tempat kebangkitan sang juara dunia tujuh kali itu, tetapi hingga pertengahan musim, hasil yang diharapkan belum juga terlihat. (*)
