Sabtu, 20 Agustus 2022

Cristiano Ronaldo Utarakan Keinginan Tinggalkan Manchester United

Berita Terkait

Gestur Cristiano Ronaldo setelah gagal memanfaatkan peluang dalam laga Manchester United kontra Southampton FC di Old Trafford. (OLI SCARF/AFP )

batampos – Cristiano Ronaldo pernah bermain di zona nyaman ketika masih membela Real Madrid dan Juventus. Saat itu, dia dikelilingi pemain-pemain bintang, bergelimang uang, serta bertabur gelar.

Namun, itu tak mampu menahan Cristiano Ronaldo agar bertahan di Real Madrid atau Juventus. Nah, tentu timbul pertanyaan, apakah Ronaldo bisa nyaman dengan situasi yang dia hadapi bersama Manchester United?

Bersamanya, United musim 2021–2022 gagal finis di zona empat besar. CR7 –julukan Ronaldoo– pun di musim 2022–2023 harus jadi penonton Liga Champions untuk kali pertama lebih dari sedekade terakhir.

Dengan melihat bayang-bayang kelabu pada musim keduanya bersama United, dia lebih memilih untuk angkat koper dari Manchester United Training Centre (kamp latihan United).

Laporan menyebut, dia mengutarakan keinginannya untuk meninggalkan United kemarin WIB (3/7). Padahal, CR7 masih terikat kontrak dengan klub berjuluk The Red Devils itu sampai musim panas 2023.

’’Bahkan, dia sudah ingin pergi sejak Januari,’’ klaim sumber The Sun.

Ego itulah yang juga disebut mantan bomber Chelsea pada era 1990-an Tony Cascarino ada di balik keinginan CR7 angkat kaki dari United.

’’Dia tidak akan mau absen bermain dalam Liga Champions karena dia ingin melindungi rekor golnya dari Lionel Messi,’’ klaim Cascarino. Saat ini CR7 terpaut 15 gol dari La Pulga, julukan Messi.

Sebelum kabar keinginan CR7 pergi itu, ucapan Presiden FC Barcelona Joan Laporta pun sudah semakin membuatnya ingin cabut dari United.

Terutama terkait Frenkie de Jong yang jadi salah satu buruan utama United musim panas ini. Laporta menyatakan, Barca tak akan menjual De Jong.

Nah, inilah tantangan pertama yang harus dituntaskan tactician baru United Erik ten Hag. Menahan CR7 dengan egonya atau membiarkan sang superstar angkat koper dari Manchester di musim panas ini.

Caranya, membangun poros kekuatan baru United tanpa CR7. Musim lalu sembilan kali CR7 absen, delapan di antaranya United gagal menang.

Dalam perang tweet-nya dengan legenda United Gary Neville, mantan pemain Liverpool FC Jamie Carragher yang sama-sama pundit Sky Sports menyinggung tentang kecintaan CR7 kepada United.

Seperti diketahui, alasan itulah yang musim lalu dikatakan CR7 ketika melewatkan tawaran Manchester City.

’’Ini sudah menjadi buktinya kalau dia tidak benar-benar mencintai United,’’ sindir Carra, sapaan akrab Carragher. Dia juga menganggap United tak ada bedanya antara sebelum ataupun setelah kehadiran kapten timnas Portugal tersebut.

’’Dia mampu menciptakan gol, tapi membawa permainan tim bertambah buruk,’’ sambung Carra.

’’Haruskah Ten Hag berkata kepadanya (CR7) jika dia bukan bagian dari proyeknya? Atau membatasi perannya? Akhir musim ini waktunya dia berkata kepada klub,’’ tambah Carra dalam cuitannya.

Terlebih dengan upaya Ten Hag mendatangkan sosok Antony dari AFC Ajax yang disebut mendekati peran CR7 di lini depan United. Sebagai mantan pemainnya, Ten Hag paham dengan karakter permainan Antony

Sejauh ini, Bayern Munchen dan Chelsea disebut-sebut sebagai klub yang santer ingin memiliki servis CR7. Bayern diketahui sedang membutuhkan kandidat sosok pengganti Robert Lewandoswki yang sudah berhasrat meninggalkan Saebener Strasse (kamp latihan Bayern) untuk bergabung dengan Barca.

Sementara itu, The Blues –julukan Chelsea– sedang mencari sosok pemain pada posisi sembilan setelah meminjamkan bombernya Romelu Lukaku ke Inter Milan. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Update