
batampos – Cristiano Ronaldo kembali menjadi sorotan di Arab Saudi setelah absen dari skuad Al-Nassr menghadapi Al-Riyadh di laga Saudi Pro League, Senin (2/2/2026).
Bintang asal Portugal ini disebut menolak bermain karena kecewa dengan manajemen klub yang kini berada di bawah kendali Saudi Arabia Public Investment Fund (PIF).
Media Portugal, A Bola, melaporkan bahwa ketidakpuasan Ronaldo dipicu oleh kepindahan mantan rekan setimnya di Real Madrid, Karim Benzema, ke pemuncak klasemen Al-Hilal dari Al-Ittihad.
Benzema langsung membuat gebrakan dengan hat-trick saat debut bersama Al-Hilal dalam kemenangan 6-0 atas Al-Okhdood, Kamis lalu.
Baik Al-Nassr maupun Al-Hilal termasuk klub yang berada di bawah payung PIF, yang juga memiliki Newcastle United.
Meski Ronaldo sempat membagikan foto dirinya kembali berlatih pada Rabu, pihak Saudi Pro League masih belum memastikan apakah pemain 41 tahun itu akan tampil melawan Al-Ittihad Jumat (6/2/2026).
Juru bicara Saudi Pro League menegaskan dikutil dari bbc.com. “Saudi Pro League dibangun atas prinsip sederhana setiap klub beroperasi mandiri sesuai aturan yang sama. Klub memiliki dewan, manajemen, dan kepemimpinan sepak bola sendiri. Keputusan soal perekrutan, pengeluaran, dan strategi ada di tangan klub masing-masing, dalam kerangka keuangan yang menjamin keseimbangan kompetisi.”
Ronaldo sendiri bergabung dengan Al-Nassr pada 2022 setelah meninggalkan Manchester United di paruh musim Primiere League, menjadi pemain dengan gaji tertinggi dalam sejarah sepak bola, £177 juta per tahun.
Namun hingga kini, prestrasinya hanya meraih Arab Club Champions Cup. Pemain lima kali peraih Ballon d’Or ini menandatangani kontrak baru dua tahun pada Juni 2025, di tengah spekulasi kemungkinan pindah, termasuk kemungkinan dipinjamkan ke rivalnya Al-Hilal.
“Cristiano telah berperan penting sejak kedatangannya di Al-Nassr, membantu pertumbuhan dan ambisi klub. Seperti atlet elite lain, dia ingin menang. Tapi tidak ada individu—seberapa penting pun yang menentukan keputusan di luar klubnya sendiri. Aktivitas transfer terakhir jelas menunjukkan independensi klub,” tambah juru bicara liga.
Di jendela transfer Januari, Al-Nassr hanya mendatangkan gelandang muda Irak, Hayder Abdulkareem.
Saat ini, Al-Hilal memimpin klasemen dengan 50 poin dari 20 laga tanpa terkalahkan, sementara Al-Nassr berada di posisi ketiga dengan selisih empat poin, meski masih memiliki satu pertandingan tersisa.
Juru bicara Saudi Pro League menutup pernyataannya dengan menekankan, “Kompetisi liga sangat ketat, dengan selisih poin tipis di empat besar. Fokus tetap pada sepak bola di lapangan untuk menjaga persaingan yang fair dan menarik bagi pemain serta penggemar.” (*)
