City vs Leicester Pecahkan Rekor Gol Boxing Day

0
63
Penyerang Manchester City Raheem Sterling merayakan gol keduanya ke gawang Leicester City dalam laga Boxing Day Liga Inggris di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Minggu (26/12). (Carl Recine/Action Images/Reuters/Antara)
Penyerang Manchester City Raheem Sterling merayakan gol keduanya ke gawang Leicester City dalam laga Boxing Day Liga Inggris di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Minggu (26/12). (Carl Recine/Action Images/Reuters/Antara)

batampos – Laga Manchester City kontra Leicester City yang berakhir 6-3 di Stadion Etihad, Minggu (26/12) malam WIB memecahkan rekor sebagai pertandingan tersubur dalam rangkaian Boxing Day di era Premier League.

Sembilan gol yang mewarnai pertandingan itu melampaui delapan gol yang tercipta ketika Chelsea bermain imbang 4-4 melawan Aston Villa pada 2007 yang sebelumnya tercatat sebagai laga Boxing Day tersubur era Liga Premier.

Sementara itu, rekor skor paling besar dalam sejarah Boxing Day kasta tertinggi sepak bola Inggris masih dimiliki Fulham vs Ipswich Town yang berkedudukan akhir 10-1 pada 1963.

Sedangkan skor paling besar laga Boxing Day di semua kasta sepak bola Inggris terjadi pada 1935 kala Tranmere Rovers mengalahkan Oldham Athletic dengan kedudukan 13-4 di Divisi Ketiga.

Rekor Boxing Day yang lain juga terjadi kala Tottenham Hotspur pada saat bersamaan mengalahkan Crystal Palace dengan skor 3-0 di London. Harry Kane yang membuka keunggulan Tottenham pada menit ke-32, menempatkan dirinya kini setara dengan legenda Liverpool Robbie Fowler sebagai pemain tersubur di laga-laga Boxing Day era Premier League dengan koleksi sembilan gol.

Kane juga menajamkan rekor yang dimilikinya sebagai pemain yang secara beruntun selalu mencetak gol di laga Boxing Day Premier League dalam enam penampilan berturut-turut.

Manajer Palace, Patrick Vieira, yang absen mendampingi timnya karena karantina mandiri setelah dites positif Covid-19, berada di catatan berbeda karena menelan kekalahan pertamanya di laga Boxing Day, setelah selalu menang dalam delapan penampilan semasa menjadi pemain.

Rekor negatif Boxing Day juga dialami oleh Norwich City yang kini jadi tim paling banyak tampil di laga Boxing Day Premier League tanpa meraih satu kemenangan pun. Norwich yang kini sudah tampil dalam delapan edisi Boxing Day Premier League harus menunda lagi ambisi memetik tiga poin perdana di laga semacam itu, sebab dilumat dengan skor 0-5 oleh Arsenal di Carrow Road.

Tren buruk lainnya juga berlanjut bagi Aston Villa yang kalah 1-3 saat menjamu Chelsea di Villa Park. Hasil itu membuat Villa tak pernah menang dalam enam kali pertemuan kontra Chelsea di ajang Boxing Day. Sebaliknya The Blues punya catatan apik tak pernah kalah kontra The Villans di laga yang sama.

Sementara itu, Brighton & Hove Albion akhirnya merasakan kemenangan lagi dalam Boxing Day, setelah 11 penampilan terakhir gagal sejak 2006, dengan menundukkan Brentford 2-0 di Stadion Amex.

Rangkaian laga Boxing Day Premier League musim ini cukup terganggu dengan lonjakan kasus Covid-19 menyusul persebaran varian Omicron di Inggris. Sebab dari sembilan laga terjadwal, tiga di antaranya harus ditangguhkan karena alasan tersebut. (*)

Reporter: Antara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini