Minggu, 14 Agustus 2022

City vs Leicester 6-3, Guardiola Merasa Naik Roller Coaster

Berita Terkait

Arsenal Menang 4-2 atas Leicester City

Xavi Targetkan Barcelona Juara Liga Spanyol

Penyerang Manchester City Raheem Sterling merayakan gol keduanya ke gawang Leicester City dalam laga Boxing Day Liga Inggris di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Minggu (26/12). (Carl Recine/Action Images/Reuters/Antara)

batampos – Pep Guardiola mengaku serasa menaiki wahana roller coaster saat mendampingi Manchester City menjamu Leicester City dan menang 6-3 dalam laga Boxing Day Liga Inggris di Etihad, Minggu (26/12) malam.

Gol Kevin De Bruyne, Riyad Mahrez, Ilkay Gundogan, dan Raheem Sterling, dalam 25 menit awal, membuat City nyaman memimpin 4-0 hingga turun minum. Tapi keunggulan itu nyaris terbuang sia-sia ketika Leicester mencetak tiga gol dalam sepuluh menit di periode awal babak kedua lewat James Maddison, Ademola Lookman dan Kelechi Iheanacho.

Namun, Aymeric Laporter kembali memperlebar marjin keunggulan City sebelum Raheem Sterling mencetak gol keduanya dan mengunci kemenangan 6-3 hanya tiga menit jelang bubaran normal.

”Seperti roller coaster,” kata Guardiola membuka komentar pascalaga yang dikutip dari laman resmi City seperti dilansir dari Antara.

”Sungguh khas laga Boxing Day, sarat hujan gol. Itu tentu menghibur bagi kebanyakan orang. Tapi yang terpenting kami menang dan melanjutkan tren positif,” ujar dia menambahkan.

Baca Juga: Laga Boxing Day Tottenham vs Crystal Ditunda

Guardiola mengaku cukup dikejutkan dengan rentetan tiga gol Leicester dalam sepuluh menit di babak kedua yang dicetak James Maddison, Ademola Lookman, dan Kelechi Iheanacho. Dia sudah mewanti-wanti para pemainnya sebab Leicester selalu berbahaya di babak pertama tiap kali menguasai bola.

”Tentu saya tidak mengharapkannya. Tetapi saat turun minum kami sudah membicarakan bahwa kami unggul 4-0 dan mencetak peluang, tetapi tiap kali lawan memiliki bola mereka juga mengancam lini belakang kami,” tutur Guardiola.

”Pertandingan begitu terbuka. Mereka tim besar sarat kualitas dan kemudian perubahan skema 5-4-1 itu mengubah keadaan,” ujar Guardiola.

Juru taktik asal Spanyol itu juga mengakui sempat muncul kekhawatiran ketika Leicester memperkecil ketertinggalan 3-4. Tetapi para pemainnya tetap bersabar menciptakan peluang dan akhirnya bisa meraih kemenangan.

”Sepak bola memang demikian. Tak bisa ditebak. Semua bisa terjadi dan para pemain mencetak dua gol akhir itu,” ucap Guardiola.

”Kredit penuh untuk para pemain. Terkadang tim ini tampil bagus dan ketika itu terjadi, Anda bisa lihat yang mereka lakukan. Sungguh penampilan bagus, kami mungkin bisa mencetak lebih banyak gol,” kata Guardiola.

Kemenangan atas Leicester membuat City kian mantap di puncak klasemen dengan koleksi 47 poin, unggul enam poin atas Liverpool yang mendapati laga Boxing Day mereka kontra Leeds United ditunda karena lonjakan kasus Covid-19.

City selanjutnya akan bertandang ke markas tim promosi Brentford pada Rabu (29/12) mengusung misi memperpanjang rentetan kemenangan yang kini sudah mencapai sembilan laga beruntun.

Sedangkan Leicester yang menelan kekalahan kedua dalam tiga laga terakhir melorot ke urutan kesepuluh karena kalah selisih gol dari Aston Villa, meski sama-sama mengoleksi 22 poin. Di pertandingan selanjutnya, Leicester menjamu Liverpool di Stadion King Power. (*)

Reporter: Antara

Update