Chelsea Juara Dunia untuk Pertama Kali

0
32
Skuad Chelsea merayakan keberhasilan menjadi juara dunia antarklub 2022. (Giuseppe Cacace/AFP)
Skuad Chelsea merayakan keberhasilan menjadi juara dunia antarklub 2022. (Giuseppe Cacace/AFP)

batampos – Untuk kali pertama dalam sejarah, Chelsea akhirnya menjadi juara Piala Dunia Antarklub. Pada partai final edisi 2022, Chelsea mengalahkan juara Copa Libertadores asal Brasil, Palmeiras, dengan skor 2-1 di Mohammed Bin Zayed Stadium, Abu Dhabi, Minggu dini hari WIB (13/2).

Pertandingan berjalan hingga babak tambahan setelah berakhir 1-1 selama 90 menit. Dua gol Chelsea dicetak oleh Romelu Lukaku dan Kai Havertz. Sedangkan Palmeiras sempat menyamakan kedudukan melalui gol Raphael Veiga.

Kedua tim saling menyerang sejak pertandingan dimulai. Tetapi peluang berbahaya pertama baru muncul pada menit ke-15. Chelsea menciptakan peluang melalui tendangan Mason Mount. Namun, upayanya tersebut masih melebar dari gawang Palmeiras.

Palmeiras balik menyerang tujuh menit kemudian. Dudu meliuk-liuk melewati barisan pertahanan Chelsea. Setelah itu, dia melepas tendangan yang masih melambung di atas gawang Edouard Mendy.

Pada menit ke-27, Palmeiras menekan Chelsea melalui skema serangan balik yang dipungkasi dengan tendangan Dudu. Tetapi tembakan gelandang serang Brasil itu masih melebar.

Pelatih Chelsea Thomas Tuchel melakukan pergantian pemain pada menit ke-30. Dia memasukkan Christian Pulisic untuk menggantikan Mason Mount. Chelsea nyaris memecah kebuntuan menjelang turun minum. Tetapi, bola tendangan jarak jauh Thiago Silva masih bisa ditepis kiper Palmeiras, Weverton.

Tidak ada gol yang tercipta hingga turun minum. Babak pertama ditutup dengan kedudukan imbang tanpa gol.

Chelsea memecah kebuntuan pada menit ke-55 lewat gol striker Romelu Lukaku. Tandukan Lukaku akhirnya bisa menjebol gawang Palmeiras setelah menyambut umpan silang Callum Hudson-Odoi.

Tak lama kemudian Palmeiras bisa meyamakan kedudukan. Mereka mendapatkan hadiah tendangan penalti pada menit ke-62. Ini setelah bek Chelsea asal Brasil Thiago Silva melakukan handsball.

Raphael Veiga yang maju sebagai eksekutor sukses menunaikan tugasnya dengan sempurna. Kedudukan berubah menjadi 1-1.

Pada menit ke-77, Tuchel memainkan Saul Niguez dan Timo Werner untuk menggantikan Lukaku dan Hudson-Odoi. Namun, Chelsea masih kesulitan menembus pertahanan solid Palmeiras.

Tidak ada gol tambahan tercipta. Laga dilanjutkan ke babak tambahan.

The Blues akhirnya mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-116 setelah pemain Palmeiras melakukan handsball saat mengeblok sepakan kapten Chelsea Cesar Azpilicueta. Kai Havertz yang mengambil penalti mampu menjalankan tugas dengan sempurna dan membawa Chelsea unggul 2-1.

Palmeiras bermain dengan 10 pemain menjelang berakhirnya babak tambahan. Luan Garcia diusir wasit akibat melakukan tekel keras kepada Havertz.

Skor 2-1 untuk Chelsea bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Dan Chelsea dinobatkan sebagai juara baru Piala Dunia Antarklub.

“Ini tidak akan berhenti. Kami ingin terus memenangkan trofi,” kata pelatih Chelsea Thomas Tuchel dikutip dari Sky Sports.

“Pada akhirnya, jika Anda mencetak gol pada saat-saat akhir, Anda membutuhkan keberuntungan untuk melakukannya. Tetapi kami melakukannya tanpa henti, kami tidak pernah berhenti mencoba,” tambah Tuchel.

Sang penentu kemenangan, Kai Havertz, tidak kalah bahagia.

“Ini luar biasa. Setelah menjadi juara Eropa, kami sekarang adalah juara dunia. Kedengarannya memang lebih baik,” ucap Havertz.

“Saya gugup saat mengambil penalti itu. Jujur saja. Itu adalah penalti yang penting. Rasanya gila. Saya mencoba mengontrol rasa gugup itu. Saya adalah penendang penalti ketiga di Chelsea. Tetapi saya satu-satunya yang masih berada di lapangan. Dan sekarang, saya sangat bahagia,” tambahnya. (*)

 

Reporter: Antara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini