Minggu, 22 Februari 2026

Berakhir Panas, Real Madrid Bungkam Barcelona di El Clasico

Berita Terkait

Selebrasi Kylian Mbappe setelah cetak gol ke gawang Barcelona. (Dok Real Madrid)

batampos – Real Madrid kembali menunjukkan taji di laga El Clasico. Dalam duel sarat gengsi di Santiago Bernabeu, Minggu (26/10), Los Blancos menaklukkan Barcelona dengan skor 2-1.

Madrid semakin kokoh di puncak klasemen La Liga dengan 27 poin, unggul lima angka dari rival abadinya itu.

Pahlawan kemenangan Madrid kali ini adalah Jude Bellingham. Gelandang asal Inggris itu tampil luar biasa memberi assist brilian untuk gol pembuka Kylian Mbappe di menit ke-22. Dia lalu mencetak gol kedua pada menit ke-43 untuk mengembalikan keunggulan Madrid setelah Fermin Lopez sempat menyamakan kedudukan.

Gol tersebut menjadi gol keempat Bellingham dalam lima penampilan El Clasico. Itu sekaligus menandai kebangkitan performanya setelah masa sulit akibat cedera.

Sejak menit pertama, tim asuhan Xabi Alonso langsung menekan tinggi. Madrid berusaha menembus garis pertahanan Barcelona yang bermain dengan lini tinggi.

Madrid bahkan sempat mendapat hadiah penalti saat Vinícius Jr dijatuhkan di kotak terlarang, namun VAR membatalkan keputusan itu. Winger Brasil tersebut ternyata lebih dulu menyentuh kaki Lamine Yamal sebelum terjatuh.

Gol indah Mbappe dari luar kotak penalti juga dianulir VAR karena offside tipis. Tapi pada menit ke-22, kerja sama Mbappe dan Bellingham akhirnya berbuah manis.

Bellingham memutar tubuh melewati Pedri, lalu melepaskan umpan terobosan sempurna yang diselesaikan Mbappé dengan dingin menaklukkan kiper Wojciech Szczesny.

Barcelona sempat menyamakan skor di menit ke-38 lewat serangan balik cepat. Marcus Rashford memberi umpan matang untuk Fermin Lopez, yang sukses menaklukkan Thibaut Courtois.

Namun, lima menit berselang, Madrid kembali unggul lewat gol mudah Bellingham setelah umpan silang Eder Militao gagal diantisipasi sempurna lini belakang Barca.

Babak kedua kembali diwarnai drama VAR. Madrid mendapat penalti setelah bola mengenai tangan Eric Garcia, namun Szczesny tampil gemilang dengan menepis tendangan Mbappe di menit ke-52.

Madrid sempat menambah gol lewat Brahim Díaz dan Bellingham, tetapi keduanya dianulir karena posisi offside. Sementara itu, Barcelona kesulitan menembus pertahanan rapat Los Blancos dan minim ancaman berarti ke gawang Courtois.

Pertandingan berakhir panas ketika Pedri mendapat kartu kuning kedua di masa injury time setelah melanggar keras Aurélien Tchouaméni. Insiden itu memicu keributan di tepi lapangan, dengan kedua kubu sempat terlibat adu mulut hingga petugas keamanan turun tangan.

Penampilan Bellingham menjadi sorotan utama. Setelah sempat diragukan pasca operasi bahu, pemain berusia 22 tahun itu menjawab semua kritik dengan aksi gemilangnya.

Gaya bermainnya kembali seperti musim debutnya mengatur tempo serangan, menusuk kotak penalti, dan memberi kontribusi langsung pada gol.

Manajer Xabi Alonso tampaknya berhasil mengembalikan peran terbaik Bellingham. Jika di era Carlo Ancelotti ia kerap dipaksa bermain di banyak posisi, kini perannya lebih sederhana namun efektif.

Sementara itu, Hansi Flick, yang harus menonton dari tribun karena menjalani hukuman larangan mendampingi tim, menyaksikan sendiri bagaimana timnya kembali gagal menjaga garis pertahanan. Dengan absennya Lewandowski, Raphinha, Gavi, Dani Olmo, dan Christensen, Barcelona terlihat kurang tajam dan rapuh di belakang.

Meski Szczesny tampil heroik di bawah mistar, lini belakang Barca berulang kali kesulitan mengimbangi kecepatan kombinasi Mbappe dan Vinícius. Jika tren ini berlanjut, Barcelona bisa tertinggal terlalu jauh dari Madrid di klasemen.

Real Madrid dan Jude Bellingham kini telah menemukan kembali kepercayaan diri serta swagger mereka dan Barcelona kembali harus menelan pil pahit di Bernabeu. (*)

Update